COBA

Sabtu, 22 Oktober 2011

Puasa Menjadikannya Pribadi Unggulan

KESIBUKAN kegiatan kuliah dan eks-trakurikuler terkadang membuat seseorang keasyikan. Kesibukan tanpa mengindahkan waktu istirahat itulah yang membuat ketangguhan taekwondoin Citra Kurnia Suryani (19) jebol.
Hal itu karena tubuhnya meriang terkena sakit flu yang cukup serius. Akibatnya, puasanya terpaksa terhenti di paruh jalan. “Tadinya saya nggak mau batal puasa. Tapi karena sedang sakit, apa boleh buat, tak bisa dipaksakan berpuasa. Mungkin karena kecapaian, kurang tidur dan kebetulan cuacanya juga sedang jelek-jeleknya,” ke-luh Mahasiswi Semester III Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi (PJKR)-FKIP Univer-sitas Siliwangi, Tasik, Minggu (21 /8).
Citra menyadari, sebelumnya seharian dirinya terlibat kegiat-an ospek mahasiswa baru di jurusannya. La-lu, saking semangatnya, pada malam harinya dite-ruskan dengan latihan di Dojang Dokar sehingga menguras energi dan waktu istirahat.
Apalagi, sejak me-masuki bulan puasa aktivitas dirinya termasuk super sibuk dengan jadwal se-minggu lima kali latihan plus me-latih di Dojang SDN 1 Sukasari, Dojang SMPN 1, Dojang SMPN 3, Dojang Dokar dan lainnya. “Sebetul latihannya sama sekali nggak ngaruh kepada puasa. Apalagi, porsi dan intensitas latihan telah dikurangi dengan menitik beratkan pada latihan teknik,” lanjutnya.
Namun, hal yang membuat sakit itu diakui karena kurang mengontrol diri. “Habisnya, melatih sih kayaknya sudah hobi. Selain itu, saya juga sedang mempersiapkan diri buat tampil dalam Kejurda Poomsae (jurus) di Bandung pada Okto-ber mendatang,” tukas peraih medali perak poomsae Ke-jurda Taekwondo Banten 2010 itu, berterus terang.
Sebagai seorang Musli-mah, setelah kondisinya pulih kembali, Citra ber-tekad menuntaskan puasa-nya yang tinggal beberapa hari lagi. Sebab seperti dirasakannya, dengan ber-puasa ibadahnya pun le-bih rajin, seperti shalat Tarawih, shalat Dhuha, dan ta-darus Al-Quran.
Bagaimana pun juga, dengan me-lakoni ibadah tersebut diyakininya akan membuat seseorang lebih sabar dan takwa sehingga menjadi pribadi yang unggul.
“Artinya, memiliki prestasi dan sikap terpuji penuh ketela-danan yang ber-manfaat bagi keluarga dan masyara-kat,” cetus putri dari dua bersaudara pa-sangan Taryani dan Ny. Euis Kurniati. (Agus WS/ ”KP”) ***

0 komentar:

Poskan Komentar

WELCOME IN MY BLOG

WELCOME IN MY BLOG

musik

Pengikut