COBA

Selasa, 08 November 2011

Mengejar sekolah unggulan

Kuartal terakhir setiap tahun merupakan saat-saat sibuk bagi banyak orang tua di Inggris yang memiliki putra putri yang duduk di kelas enam sekolah dasar.

Suasana sekolah menengah di Inggris
Pasalnya, inilah saat pendaftaran untuk sekolah menengah, dan yang menjadi incaran adalah sekolah-sekolah negeri unggulan. Landasan untuk mencari sekolah incaran ini salah satunya adalah peringkat sekolah, yang biasanya dikeluarkan setiap tahun. Bagi anda penggemar sepak bola, tentu sering melongok klasemen liga. Nah, sekolah-sekolah di Inggris pun demikian, ada semacam peringkat yang disusun oleh sejumlah institusi, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah sampai universitas. Dasar penyusunan peringkat ini adalah hasil ujian akhir. Sekolah-sekolah yang menjadi incaran ini biasanya menyelenggarakan ujian masuk tersendiri untuk menyaring peminat yang jauh melampaui kapasitas sekolah.

Open evening Untuk memberi kesempatan pada calon siswa dan orang tua melihat-lihat sekolah yang diincar, pada umumnya, sekolah-sekolah menengah ini membuka sekolah mereka. Dalam acara yang disebut "open evening" ini, para kepala sekolah memberi penjelasan tentang prestasi sekolah melalui hasil ujian akhir, berbagai kegiatan ekstra kurikuler sampai berapa banyak lulusan sekolah yang bisa masuk ke universitas-universitas top. Inilah pengalaman kedua saya mencari sekolah menengah untuk anak saya. Tetapi yang membuat saya agak terkejut kali ini adalah antrian yang jauh lebih ramai, dibandingkan tujuh tahun lalu. Antrian panjang untuk "open evening" di satu sekolah di London utara -tidak jauh dari tempat kami tinggal - begitu panjangnya, sampai kami diminta untuk datang untuk hari kedua. Kompetisi untuk masuk ke sekolah-sekolah negeri ini tampaknya memang semakin tinggi. Situasi ekonomi Inggris yang tengah suram membuat sejumlah orangtua yang semula mampu menyekolahkan anak di sekolah swasta, beralih ke sekolah negeri. Sekolah negeri menjadi alternatif utama karena tidak dipungut bayaran. Durasi sekolah menengah ini adalah lima tahun, dan disambung dengan apa yang disebut Sixth Form selama dua tahun, untuk persiapan bagi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Sixth Form ini biasanya juga ada di sekolah menengah yang sama.

Enam pilihan sekolah

Open evening yang diselenggarakan sekolah-sekolah menengah ini memungkinkan siswa dan orang tua menentukan enam pilihan.

Banyak orang tua yang ingin anak-anak mereka masuk ke sekolah unggulan
Pendaftaran untuk sekolah menengah dilakukan melalui online yang diatur oleh borough atau semacam kecamatan daerah tempat tinggal. London dan sekitarnya terbagi atas 32 borough. Bisa saja seorang siswa memilih sekolah di luar borough, asalkan lulus ujian masuk. Setiap siswa diberi kesempatan untuk memilih enam sekolah dan soal prioritas tentu diserahkan pada pendaftar, dan pihak sekolah tidak. Tetapi tidak semua sekolah menengah yang dikategorikan bagus menyelenggarakan ujian. Ada juga sekolah yang memilih siswa-siswi berdasarkan jarak dari tempat tinggal. Semakin dekat dari sekolah, semakin besar kemungkinan untuk masuk. Namun peluang untuk sekolah-sekolah yang tidak mengadakan ujian masuk inipun semakin mengecil. Pasalnya, ada juga orang tua yang pindah rumah ke dekat sekolah-sekolah dimaksud, agar anak-anak mereka bisa masuk secara otomatis. Jadi prioritas pilihan biasanya sekolah yang menyelenggarakan ujian masuk.

Persiapan ujian

Dari tiga sekolah yang sudah sempat kami kunjungi -ketiganya menyelenggarakan ujian masuk- ada yang menyebutkan hanya menyediakan 93 tempat untuk 1200 peminat, ada juga yang menyebutkan 180 tempat dari hampir 2000 pendaftar. Sekolah-sekolah selektif ini mengadakan ujian masuk dua kali -yang pertama semacam psikotes dan bagi yang lolos baru ke tes berikutnya bahasa Inggris dan matematika. Ada bebeberapa cara yang ditempuh untuk persiapan ujian ini; ada tempat kursus persiapan ujian masuk, dengan tutor dan ada pula yang mempersiapkan sendiri melalui berbagai buku persiapan ujian masuk sekolah menengah yang banyak dijual di toko-toko buku. Pada saat open evening sekolah-sekolah selektif ini ada juga yang menjual soal ujian tahun-tahun sebelumnya. Pendaftaran untuk pilihan sekolah ini akan ditutup secara nasional akhir bulan Oktober.


Bersaing di usia muda

Melihat semakin banyaknya peminat yang ingin masuk ke sekolah-sekolah unggulan ini, tidak sampai hati rasanya melihat wajah-wajah mungil ini harus menghadapi persaingan dalam usia yang sangat muda. Saya jadi ingat pengalaman sendiri saat ujian masuk perguruan tinggi di Indonesia. Lumayan stress namun itu pun sudah usia 16/17 tahun. Perasaan tak sampai hati ini membuat saya bertanya beberapa kali ke putri saya sendiri untuk memastikan apakan dia mau mengikuti ujian sekolah-sekolah selektif ini. Sambil mengiyakan, putri saya bercerita tentang teman-temannya yang juga ingin masuk ke sekolah-sekolah yang sama. Kebersamaan dengan teman tampaknya malah justru memberikan semangat tersendiri bagi anak-anak seusia ini. Dan persaingan yang semakin ketat ini juga masuk dalam agenda pembicaraan mereka.

0 komentar:

Poskan Komentar

WELCOME IN MY BLOG

WELCOME IN MY BLOG

musik

Pengikut