COBA

Jumat, 16 Desember 2011

10 Fitur Unggulan Nokia N9

JAKARTA, KOMPAS.com - Nokia akan meluncurkan Nokia N9, ponsel stylish berbahan polycarbonate di Indonesia pada Senin pekan depan (21/11/2011). Nokia mengklaim ponsel ini berbentuk unibody, tanpa sambungan apapun dan tanpa tombol apapun di layar sentuhnya.
Product Manager Nokia Indonesia Irwan Hermawan menjelaskan Nokia N9 merupakan ponsel layar sentuh yang hanya memerlukan "tap" (sentuhan) dan "swipe" (sapuan) untuk mengganti dari satu menu ke menu lainnya. Tidak ada tombol "home", "call" atau "back" di layar. "Ponsel ini full swipe, jadi lebih terkesan stylish bagi penggunanya," ungkap Irwan seusai konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/11/2011).
Berikut adalah 10 hal yang dianggap bisa menjadi keunggulan Nokia N9:
1. Tap dan Swipe
Untuk membuka layar ponsel, cukup "tap" dengan jari Anda dua kali, maka layar akan memunculkan halaman muka. Untuk pindah ke menu lainnya, cukup "swipe" dengan jari dari ujung ke ujung, baik dari kanan ke kiri, atau atas bawah dan atau sebaliknya.
2. Tiga Halaman Muka
Hanya ada tiga halaman muka(homescreen) pada ponsel ini, yaitu aplikasi menu semua, aplikasi yang dibuka atau sedang berjalan dan notifikasi. Untuk balik ke menu-menu tadi, hanya perlu "swipe" saja.
3. Double Tap
Untuk menutup aplikasi yang sedang berjalan, Anda tinggal "double tap" dan akan muncul tanda "x" pada masing-masing aplikasi yang akan ditutup, atau bisa memilih "close all" di bagian bawah. Atau bisa "swipe" layar ke atas.
4. Preloaded Maps
Aplikasi Maps sudah preloaded sehingga tidak perlu koneksi internet untuk membuka peta. Di sini sudah disediakan peta Indonesia dan beberapa negara di Asia Tenggara.
5. Browser HTML5
Browser sudah menggunakan HTML5 sehingga lebih cepat, apalagi dengan prosesor ARM Cortex A8 OMAP 1 Ghz dengan 1.024MB  RAM.
6. Kamera
Kamera sudah beresolusi 8MP dengan teknologi lensa Carl Zeiss, autofocus, wide angle, 2nd camera untuk video call. Untuk autofokus, Anda hanya perlu mengarahkan kotak putih ke target foto, otomatis sisi yang tidak terkena fokus akan blur. Di sisi atas ada zoom yang bisa digeser kanan kiri dengan swipe jari
7. NFC
Fitur Near Field Communication (NFC) open. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berbagi video, foto atau file yang diinginkan hanya dengan menempelkan dengan ponsel yang memiliki fitur NFC.
Begitu juga bisa dikoneksikan dengan speaker N360 Play yang dijual terpisah. Caranya juga sama,hanya dengan mengaktifkan fitur NFC dan menempelkannya pada speaker.
Layanan ini menggunakan koneksi bluetooth. Fitur NFC ini tersedia di Nokia N9, C7 dan N700. Ke depan, semua ponsel pintar Nokia akan diberi fitur NFC.
8. Food Directory
Aplikasi Menu berupa food directory. Tapi dalam fitur search,cuma bisa mencari nama makanan. Nanti hasilnya berupa resto-resto yang menyediakan makanan yang kita cari.
9. Messenger
Tidak hanya fitur WhatsApps saja yang ada dalam N9, tapi ada fitur chat lain yaitu "Live Messenger" yang memungkinkan pengguna ponsel yang memiliki akun di social chat tersebut bisa berkomunikasi dengan ponsel lain yang memiliki fitur serupa, meski ponsel tersebut memiliki sistem operasi Android atau Symbian.
10. Slot SIM Card
Tidak perlu membuka ponsel, terutama untuk mengganti kartu SIM. Colokan kartu SIM ada di sisi atas ponsel bagian kanan. Untuk charger baterai pun bisa dilakukan dalam satu colokan dengan kabel USB.

Begawan5060 aplikasi unggulan

Form 1721 A1 Pph 21 Otomatis Xls Tahun 2010 | jombang-an. SPT Pajak PPh Pasal 21 tahun 2007 Formulir 1721-A1 « Amanidikara. SPT Pajak PPh Pasal 21 tahun 2007 Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi, dan tidak mewakili instansi manapun. Pembaca yang mau konsultasi masalah perpajakan jangan ragu mengirim email ke .
Form 1721 A1 Pph 21 Otomatis Xls Tahun 2010 | jombang-an. SPT Pajak PPh Pasal 21 tahun 2007 Formulir 1721-A1 « Amanidikara. SPT Pajak PPh Pasal 21 tahun 2007 Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi, dan tidak mewakili instansi manapun. Pembaca yang mau konsultasi masalah perpajakan jangan ragu mengirim email ke .

From Around the Web

Form 1721 A1 Pph 21 Otomatis Xls Tahun 2010 | jombang-an
Form 1721 A1 Pph 21 Otomatis Xls Tahun 2010 | jombang-. SPT Pajak PPh Pasal 21 2007 Formulir 1721-A1 « Amanidikara. SPT Pajak PPh Pasal 21 2007
Source URL : http://jombangan.com/info/form-1721-a1-pph-21-otomatis-xls-tahun-2010
catatan praktek perpajakan: Pokok-pokok Perubahan Ketiga UU KUP
Semua posting blog pendapat pribadi, tidak mewakili instansi manapun. Pembaca konsultasi masalah perpajakan jangan ragu mengirim email .
Source URL :
catatan praktek perpajakan: September 2007
Semua posting blog pendapat pribadi, tidak mewakili instansi manapun. Pembaca konsultasi masalah perpajakan jangan ragu mengirim email .

RISET UNGGULAN REMAJA

Penelitian dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis penelitian, misalnya:
Penelitian kualitatif (termasuk penelitian historis dan deskriptif)adalah penelitian yang tidak menggunakan model-model matematik, statistik atau komputer. Proses penelitian dimulai dengan menyusun asumsi dasar dan aturan berpikir yang akan digunakan dalam penelitian. Asumsi dan aturan berpikir tersebut selanjutnya diterapkan secara sistematis dalam pengumpulan dan pengolahan data untuk memberikan penjelasan dan argumentasi. Dalam penelitian kualitatif informasi yang dikumpulkan dan diolah harus tetap obyektif dan tidak dipengaruhi oleh pendapat peneliti sendiri. Penelitian kualitatif banyak diterapkan dalam penelitian historis atau deskriptif.
Penelitian historis menerapkan metode pemecahan yang ilmiah dengan pendekatan historis. Proses penelitiannya meliputi pengumpulan dan penafsiran fenomena yang terjadi di masa lampau untuk menemukan generalisasi yang berguna untuk memahami, meramalkan atau mengendalikan fenomena atau kelompok fenomena. Penelitian jenis ini kadang-kadang disebut juga penelitian dokumenter karena acuan yang dipakai dalam penelitian ini pada umumnya berupa dokumen. Penelitian historis dapat bersifat komparatif, yakni menunjukkan hubungan dari beberapa fenomena yang sejenis dengan menunjukkan persamaan dan perbedaan; bibliografis, yakni memberikan gambaran menyeluruh tentang pendapat atau pemikiran para ahli pada suatu bidang tertentu dengan menghimpun dokumen-dokumen tentang hal tersebut : atau biografis, yakni memberikan pengertian yang luas tentang suatu subyek, sifat dan watak pribadi subyek, pengaruh yang diterima oleh subyek itu dalam masa pembentukan pribadinya serta nilai subyek itu terhadap perkembangan suatu aspek kehidupan.
Penelitian deskriptif adalah penelitian tentang fenomena yang terjadi pada masa sekarang. Prosesnya berupa pengumpulan dan penyusunan data, serta analisis dan penafsiran data tersebut. Penelitian deskriptif dapat bersifat komparatif dengan membandingkan persamaan dan perbedaan fenomena tertentu; analitis kualitatif untuk menjelaskan fenomena dengan aturan berpikir ilmiah yang diterapkan secara sistematis tanpa menggunakan model kuantitatif; atau normatif dengan mengadakan klasifikasi, penilaian standar norma, hubungan dan kedudukan suatu unsur dengan unsur lain.
Penelitian teoritis adalah penelitian yang hanya menggunakan penalaran semata untuk memperoleh kesimpulan penelitian. Proses penelitian dapat dimulai dengan menyusun asumsi dan logika berpikir. Dari asumsi dan logika tersebut disusun praduga (konjektur). Praduga dibuktikan atau dijelaskan menjadi tesis dengan jalan menerapkan secara sistematis asumsi dan logika. Salah satu bentuk penerapan asumsi dan logika untuk membentuk konsep guna memecahkan soal adalah membentuk model kuantitatif. Dalam beberapa penelitian teoritis tidak diadakan pengumpulan data.
Penelitian ekperimental adalah penelitian yang dilakukan dengan menciptakan fenomena pada kondisi terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan sebab-akibat dan pengaruh faktor-faktor pada kondisi tertentu. Dalam bentuk yang paling sederhana, pendekatan eksperimental ini berusaha untuk menjelaskan, mengendalikan dan meramalkan fenomena seteliti mungkin. Dalam penelitian eksperimental banyak digunakan model kuantitatif.
Penelitian rekayasa (termasuk penelitian perangkat lunak) adalah penelitian yang menerapkan ilmu pengetahuan menjadi suatu rancangan guna mendapatkan kinerja sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Rancangan tersebut merupakan sintesis unsur-unsur rancangan yang dipadukan dengan metode ilmiah menjadi suatu model yang memenuhi spesifikasi tertentu. Penelitian diarahkan untuk membuktikan bahwa rancangan tersebut memenuhi spesifikasi yang ditentukan. Penelitian berawal dari menentukan spesifikasi rancangan yang memenuhi spesifikasi yang ditentukan, memilih alternatif yang terbaik, dan membuktikan bahwa rancangan yang dipilih dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan secara efisiensi, efektif dan dengan biaya yang murah. Penelitian perangkat lunak komputer dapat digolongkan dalam penelitian rekayasa.
Muhammadi, Orientasi Penelitian Ilmiah

TOPIK RISET YANG DIPERLUKAN


Seluruh penelitian unggulan Unpad adalah kajian interdisiplin yang berorientasi kepada dan berkontribusi nyata dalam penyelesaian sebagian masalah nasional maupun Jawa Barat. Untuk Tahun Anggaran 2012, Unpad menentukan lima Topik penelitian unggulan yaitu:
1.    Pangan:
Pangan Lokal untuk Pangan Nasional
2. Lingkungan Hidup:
Perlindungan dan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup
3. Kesehatan :
Infeksi, Onkologi dan Obat Herbal
4. Energi:
Diversifikasi dan Konservasi Energi
5. Kebijakan, Budaya dan Informasi:
Peningkatan Kualitas Hidup dan Harmonisasi Sosial

MENGAJUKAN PROPOSAL RISET HARUS MEMENUHI PERSYARATAN :

1.     Riset Andalan
a.       Masalah riset sesuai dengan road map topik riset unggulan Unpad dan bersifat multidisiplin;
b.      Ketua tim peneliti bergelar Doktor dan memiliki road map riset pribadi dengan rekan jejak yang sesuai dengan riset unggulan Unpad;
c.       Tim peneliti terdiri atas maksimal tiga anggota peneliti;
d.      Pengusul dapat bekerja sama dengan Institusi lain;
e.       Dapat dilaksanakan multi tahun,maksimal untuk jangka waktu 2 tahun;
f.       Luaran: Artikel di Jurnal Nasional dan/atau Internasional, terobosan teknologi/penemuan baru dan produk berorientasi HKI;
g.      Melibatkan mahasiswa Unpad baik S1, S2, dan S3;
h.      Besar dana maksimal Rp 150.000.000 per tahun;

2.    Riset Kompetensi Keilmuan Laboratorium (Kilab)
a.       Ketua peneliti adalah kepala unit kerja riset (Laboratorium, Kelompok peneliti, bagian) dengan SK dari Fakultas/Unpad;
b.      Topik riset berkaitan dengan payung penellitian unit kerja riset;
c.       Tim peneliti terdiri atas maksimal 5 orang anggota;
d.      Menyertakan road map riset lab/unit kerja riset;
e.       Dapat dilaksanakan multi tahun,maksimal untuk jangka waktu 3 tahun;
f.       Peneliti senior melaksanaan pembinaan peneliti muda di unit kerja;
g.      Luaran riset adalah publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi, produk yang berorientasi HKI dan buku ajar;
h.      Melibatkan mahasiswa baik S1, S2 maupun S3;
i.        Besar dana maksimal Rp 100.000.000 per tahun;

3.        Riset Kemitraan Internasional (Riki)
a.       Tema riset sesuai dengan road map topik riset unggulan Unpad;
b.      Ketua peneliti bergelar Doktor dengan kompetensi sesuai dengan tema proposal yang diajukan;
c.       Ada kepastian bahwa riset yang diajukan bermitra dengan luar negeri;
d.      MOU antara laboratorium/bagian/fakultas/universitas dengan mitra di luar negeri;
e.       Luaran berupa publikasi internasional dan jejaring kerja dengan mitra Internasional;
f.       Melibatkan mahasiswa baik S1, S2 maupun S3;
g.      Besar dana maksimal Rp 200.000.000 per tahun;


4.        Riset Implementatif
a.       Tema riset sesuai dengan road map topik riset unggulan Unpad;
b.      Ketua peneliti bergelar Doktor dengan kompetensi sesuai dengan tema proposal yang diajukan;
c.       Tim peneliti bersifat multidisiplin dengan jumlah anggota tim maksimal tiga orang;
d.      Riset sudah  memiliki rekam jejak yang dibuktikan dengan laporan/artikel;
e.       Menyertakan “hasil studi pendahuluan” yang secara umum dapat menggambarkan hasil diagnosis terhadap konteks masalah;
f.       Riset dilakukan di dalam satu kawasan, dan melibatkan kelompok sasaran;
g.      Luaran berupa TTG, konsep/Model penyelesaian masalah atau perbaikan perencanaan,  Buku Ajar dan Publikasi ilmiah;
h.      Melibatkan mahasiswa S1, S2 dan/atau S3;
i.        Besar dana maksimal Rp. 100.000.000 per tahun;

Catatan :
Format Usulan Penelitian Riset disesuaikan dengan  Panduan dari Penelitian (Hibah Dikti, Andalan Unpad dan KILAB Unpad)/bisa Diunduh Dari Website: Lppm@Unpad.Ac.Id

Nasi Rames Kalikudi? dijamin nylekamin!!

Nasi Rames yang satu ini memang tiada duanya, ya karena Nasi Rames ini ga ada basinya….kok bisa?. Ya, komunitas tongkrongan anak fixie kalikudi…kini mengibarkan bendera dengan nama NaSi RaMes (Naik FikSi Rasa MErSi). Komunitas yang akhir-akhir ini sedang banyak di bicarakan, baik ibu-ibu di warung, anak-anak SD, maupun bapak-bapak sehabis yasinan ini memang ga ada matinya. Pagi-pagi buta mereka udah nge gowes fixie mereka pantai ayah kebumen. Tengah malem tak jarang mereka tiba-tiba nongol di alun-alun cilacap lewat postingan di facebook. Rombongan yang aneeeh….wekekekk

Kalikudi Kini dan Nanti

Sejenak berkaca pada masa lalu, saat kita masih anak-anak, kemudian abg, lantas beranjak dewasa. Dari wajah optimis yang selalu kita jumpai, hingga kegiatan-kegiatan baik itu olah raga, seni, maupun keagamaan telah mengantarkan kita menjadi pribadi yang energik,percaya diri dan berahlak. Sehingga memudahkan kita meraih impian.
Mereka yang ulet menjadi pengusaha yang sukses, mereka yang cerdas menjadi dokter yang ahli di bidangnya, mereka yang jujur mengabdi sebagai pejabat,mereka yang kritis menjadi politikus yang berpihak ke rakyat dan sederet profesi-profesi yang membanggakan telah lahir dadi suatu lingkungan yang orang menyebutnya “desa Kalikudi”.
Lantas bagaimana keadaan tempat yang telah menjadi saksi bisu perjalanan kita ini? Masih adakah geliat optimisme disana? Terus, masih bisakah pribadi-pribadi unggulan terlahir dari sana? Bertubi-tubi pertanyaan akan terlontar, dan siapa yang bisa menjawab?.
Jangan selalu menyalahkan keadaan, menyalahkan pemerintah, menyalahkan perangkat desa. Sementara kita belum berbuat sesuatupun. Dan jangan pula hanya sebatas bersuara kesana kemari tentang bagaimana caranya membuat suatu desa gemah ripah loh jinawi, sementara ada program pengumpulan dana untuk program-program berbasis swadaya masyarakat kita menutup mata dan berlagak orang termiskin di dunia :) .
Marilah kita buktikan bahwa kita adalah manusia-manusia yang pandai bersyukur, wujudkanlah rasa syukur itu dengan menjadi salah satu bagian dalam proses pembangunan desa kita tercinta ini. Sumbanglah dan dukunglah dengan apa yang kita miliki atas segala daya upaya untuk memajukan dan membangun desa kita. Sehingga nantinya tidak mustahil akan terlahir pribadi-pribadi yang luar biasa dari sana.

 

Bulan Pun Tidak Mengitari Matahari Secara Langsung

Tommy Setiawan - Pengamat MLM dan Penulis buku Dalam artikel saya, "Memaknai Kompetisi Sebagai Sebuah Pusaran Sinergi", telah digambarkan betapa setiap individu akan selalu mengitari "seseorang" / "sesuatu" yang lebih besar dari dirinya. Tiap individu memiliki kecenderungan untuk "menyerap" energi positif dari "pusat  orbit" nya masing-masing dalam upaya membangun kualitas dirinya.

Semisal para karyawan yang menyerap pengalaman dari kantornya. Atau para pelajar / mahasiswa / jemaat yang menimba ilmu dari guru / dosen / pembimbing spiritualnya. Atau pengusaha yang mengidentifikasi selera pasar dari segmen konsumen tertentu. Atau sekumpulan profesional yang memupuk kualifikasinya dengan aktif di sebuah komunitas tertentu. Mereka mempunyai "pusat orbit" nya masing-masing.

            Pertanyaannya kemudian, bagaimana caranya agar "kualitas" yang dituju itu benar-benar bisa diraih? Dengan kata lain, bagaimana cara membumikan suatu cita-cita agar mudah digapai dan tidak sekedar menjadi impian di awang-awang belaka?

            Memang, tidak sedikit orang yang sudah kenyang dengan proses jatuh bangun akhirnya justru kehilangan orientasi dan sekedar pasrah menjalani hidup. Mungkin Anda sudah sangat familiar dengan frasa, "...biarlah aku hidup mengalir seperti air."

            Ingat, air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Berprinsip mengalir seperti air akan membuat Anda tanpa sadar mengalami penurunan kualitas diri. Padahal, setiap manusia telah diinisiasi oleh Tuhan semesta alam untuk menjadi pengelola dari bumi dan seisinya. Maknanya, Tuhan menginginkan setiap manusia untuk membangun "kualitas" diri pada level tertentu dan bukannya menjalani hidup dengan sekedarnya saja. 

            Memang banyak terjadi, seseorang yang berulang-kali gagal mencapai target pribadinya, akhirnya memilih untuk mengubur impiannya. Karena itu, dibutuhkan suatu strategi dalam mewujudkan impian. Bukan dengan cara menurunkan "standar" dari impian Anda, namun dengan cara memecah impian Anda menjadi sejumlah "sasaran antara" yang relatif mudah diraih.  

            Gagal itu biasa, bahkan untuk kalangan profesional berkualifikasi prima sekalipun. Dalam buku "Re-code Your Change DNA" (karya Rhenald Kasali), seorang CEO dari bank asing terkemuka, Batara Sianturi - yang saat itu ditempatkan di Hungaria, berkisah betapa banyak rekan-rekannya se-"almamater" (dari satu bank swasta asing), yang direkrut oleh perbankan lokal, ternyata justru membuat bank lokal yang dipimpinnya makin terpuruk.

            Problemnya, menurut Batara Sianturi, rekan-rekannya tersebut, yang direkrut sebagai top eksekutif bank lokal, diharapkan mampu meng-"upgrade" karyawan bank lokal yang dipimpinnya agar memiliki kualifikasi sekelas bank asing tempatnya berasal. Nampaknya para owner bank lokal tersebut lupa, bahwa ada "gap" kualitas yang lebar antara sang top eksekutif dengan bawahannya, sehingga upaya "upgrading" ternyata membutuhkan proses, waktu dan biaya yang lebih banyak dari yang dibayangkan.

            Kisah diatas memberi pelajaran, bahwa harus ada keseimbangan antara kualitas "pusat orbit" (yang menjadi pusat keahlian) dengan kualitas komponen-komponen yang mengitarinya (mereka yang menyerap energi positif maupun ilmu). Bila tidak tercipta SINERGI yang harmoni, hasil yang didapat justru akan jauh dari harapan.

            Alam semesta sesungguhnya sudah memberi banyak pelajaran. "Bulan", dengan massa yang relatif kecil, justru "tertangkap" oleh gravitasi planet Bumi dan menjadikan Bumi sebagai pusat orbitnya. Demikian pula ribuan Asteroid di sekitar planet Saturnus. Massa Asteroid yang begitu kecil membuatnya "tertangkap" oleh gravitasi Saturnus dan membentuk Sabuk Saturnus. Memang Bulan dan juga Asteroid, pada hakikatnya juga akan mengitari Matahari (pusat orbit dari tata surya), namun toh tidak secara lansung. 

            Implementasi dari kisah kosmik di atas, ditambah dengan kenyataan bahwa setiap individu cenderung mengelilingi "sesuatu" yang lebih besar dari dirinya, maka dalam perjalanan Anda untuk menjadi pribadi-pribadi unggulan, yang MUTLAK harus Anda persiapkan adalah:

1.      Impian atau cita-cita yang setinggi-tingginya

Tuhan semesta alam ini adalah Sang Maha Kaya. Karena impian adalah juga merupakan doa, janganlah ragu untuk mencanangkan impian setinggi mungkin.

2.      Sosok individu sukses yang menjadi profil dari "target" Anda

Penting bagi Anda untuk secara spesifik mempunyai sosok individu sukses yang riil dan sekaligus menjadi profil yang Anda "tuju". Akan memudahkan untuk mengidentifikasi kualifikasi & kualitas apa saja yang harus Anda bangun.

3.      Sosok individu sukses tadi adalah "pusat orbit" Anda

Dengan mempunyai sosok "nyata" yang ingin Anda tiru, maka otomatis Anda akan mengerahkan segenap daya upaya untuk MINIMAL menyamai kualitas "pusat orbit" tersebut. Akan memudahkan untuk memfokuskan upaya pembelajaran Anda.

4.      Sejumlah sosok individu sebagai "sub-target"

Jangan khawatir bila sosok "pusat orbit" Anda ternyata sedemikian hebatnya. Untuk dapat menyamai kualitasnya, "pecahlah" kualitas beliau menjadi beberapa bidang, kemudian carilah sosok "panutan" untuk tiap-tiap bidang. Proses pembelajaran Anda pun akan berlangsung selangkah demi selangkah.

5.      Sejumlah institusi atau komunitas sebagai penunjang "sub-target"

Sangat dianjurkan untuk bergabung dengan institusi atau komunitas tertentu untuk memudahkan mencapai "sub-target" Anda. Bisa dengan bergabung dalam suatu komunitas profesional tertentu. Bisa juga dengan memilih pekerjaan yang dapat membantu untuk memupuk kualitas yang Anda butuhkan. Ingat, pekerjaan Anda bukanlah karir Anda. Kualitas yang Anda tuju JAUH lebih besar dari sekedar pekerjaan Anda saat ini. 

Langkah 1-5 di atas sungguhpun nampak sederhana, namun pada hakekatnya akan mendorong kita untuk menjalani proses pembelajaran tiada henti. Menjalani proses-proses tersebut akan membuat hidup Anda menjadi jauh lebih menyenangkan.

Saya pribadi sangat mengidolakan Bp. Mario Teguh, dengan segala kapasitas beliau sebagai CEO, konsultan, pembicara publik, penulis dan "dokter" bisnis. Segenap upaya pembelajaran saya fokuskan untuk MINIMAL dapat menyamai kualitas beliau (sebagai "pusat orbit" saya). Salah satu sub-target saya adalah untuk menjadi penulis handal (diantaranya dengan menjadi penulis pada website ini dan menyusun buku). Saya pun saat ini menjalani profesi yang mampu mendukung proses pembelajaran ini.

            Pada akhirnya, toh hidup adalah sebuah PILIHAN. Meskipun begitu, Tuhan semesta alam menginginkan Anda menjadi pengelola atas bumi dan seisinya. Artinya, Tuhan menginginkan Anda semua untuk menjadi individu yang sukses. Seperti kata-kata mutiara dari Bp. Andrie Wongso, "SUKSES adalah hak Anda."

Ditulis oleh Tommy Setiawan, seorang praktisi pemasaran.
Tommy dapat dihubungi melalui blowbytommy@yahoo.com atau melalui 0812 80 56772

Sabtu, 10 Desember 2011

Menjadi Muslimah DIAM

Diam adalah emas...
Sahabat, sering kita dengar ungkapan tersebut. Namun diam seperti apakah yang akan menjadi emas? Tentu bukan diam karena tidak tahu, diam karena lemah, diam karena pasrah, atau diam karena menyerah kalah. Menjadi muslimah diam? Diam apakah yang akan menjadikan seorang muslimah menjadi pribadi unggulan yang dijadikan sebagai figur dambaan umat?

1. Dewasa.

Seorang muslimah dituntut untuk dewasa. Bukan hanya dewasa dari segi fisik atau usia, tetapi dituntut untuk bisa dewasa atau matang dalam sikap dan perbuatan. Seorang ibu dituntut untuk bersikap dewasa dihadapan anak-anak dan keluarganya. Jika seorang muslimah tidak bisa bersikap dewasa, maka ia akan tidak sabar dengan pertanyaan-pertanyaan anak-anaknya, juga dia tidak akan sabar dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.

Memang, setiap individu memiliki sisi kekanakan dalam dirinya. Tak masalah, jika usia seseorang masih terbilang muda, atau remaja, tapi pikirannya dewasa, sebaliknya, tak lucu jika seseorang yang sudah dewasa dari segi umur, namun sifatnya masih sangat kekanak-kanakkan. Seorang muslimah pun dituntut selalu berpikiran jernih di setiap kondisi. Semua itu bisa diraih bila muslimah bersikap dewasa.

2. Inovatif

Seorang muslimah dituntut untuk inovatif, selalu mempunyai gagasan dan ide-ide baru hingga segala sesuatu tidak terkesan monoton dan membosankan. Contoh, jika seorang ibu rumah tangga terus-terusan memasak masakan yang sama, tanpa ada inovasi-inovasi, tentu akan membuat anggota keluarganya bosan. Atau tatanan kamar yang sama selama bertahun-tahun, tentu akan membuat kita bosan.

Coba, jika kepala kita sedang penuh masalah, lalu kita rubah interior kamar kita, buang atau simpan barang-barang yang sudah tidak kita perlukan. Insya Allah, suasana baru akan membantu menyegarkan pikiran kita. Atau juga, jika kita memiliki beberapa pakaian lama yang masih bagus, kita bisa memperbaharuinya dengan menambah atau mevariasikannya dengan baju-baju lain atau dengan beberapa aksesoris, sehingga terkesan baru. Akan banyak hal-hal baru yang terciptakan yang akan membuat perubahan dalam hidup kita jika selalu berfikiran inovatif.

3. Alami

Bersikaplah wajar, alami, tidak dibuat buat. Berperilaku wajar dan alami tidak dibuat-buat. Berdandan wajar, alami tidak terlalu menor. Karena kadang segala sesuatu yang berlebihan malah membuat sesuatu jadi tidak enak dipandang. Segala sesuatu yang alami tak akan pernah lekang ditelan jaman. Biarkan segala sesuatu berjalan apa adanya, sesuai kehendak Allah.

4. Menyejukkan

Seorang muslimah haruslah jadi penyejuk bagi suami juga keluarganya. Seperti yang dilakukan Bunda Khadijah saat Rasulullah SAW ketika beliau mendapat wahyu pertama. Siti Khadijah menenangkan beliau. Siti Khadijah juga yang setia mendampingi Rasulullah SAW dalam setiap langkahnya. Seorang istri haruslah bisa jadi penyejuk dalam setiap langkah suaminya, penerang dalam gelapnya.

Seorang muslimah harus bisa jadi penyejuk di tengah lingkungannya, jangan sampai jadi pemanas suasana. Banyak wanita yang menghabiskan waktunya untuk bergosip, membuat suasana menjadi panas. Seorang istri harus dengan sabar mendampingi suaminya, karena banyak rumah tangga yang suasananya menjadi panas, hanya karena si istri menuntut terlalu banyak dari suaminya. Sudah banyak diriwayatkan, bahwa sebagian besar pengisi neraka adalah wanita. Na'udzubillahi min dzalik.

Seorang ibu juga harus selalu jadi penyejuk bagi anak-anaknya, menjadi pendengar yang setia dari setiap keluhan yang diceritakan anak-anaknya, dengan memberi thausiyah-thausiyah yang menyejukkan kalbu. Subhanallah, alangkah indahnya jika seorang muslimah bisa menjadi penyejuk pandangan setiap insan, terutama keluarganya. Dimana ia menjadi tempat yang dicari setiap orang untuk berteduh dari lelahnya, yang akan selalu siap menyambut mereka dengan senyuman yang tulus dan kata-katanya bagaikan embun di tengah gersang.

Ukhti muslimah, Saat ini kita terlalu lelah dengan berbagai kondisi yang sering tidak menentu. Maka jadilah antunna sebagai figur dambaan umat, yang dengan DIAM, antunna menjadi muslimah yang selalu dirindukan setiap orang. Wallahu'alam bishshowab. (ayyesha_yahya)

download disini

WELCOME IN MY BLOG

WELCOME IN MY BLOG

musik

Pengikut