COBA

Tampilkan postingan dengan label manusia unggulan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manusia unggulan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 November 2011

Christo Tantang Unggulan Pertama di Perempat Final

ANTARA/Puspa Perwitasari

Berita terkait


<a href='http://openx2.tempointeraktif.com/www/delivery/ck.php?n=a6f00733&cb=' target='_blank'><img src='http://openx2.tempointeraktif.com/www/delivery/avw.php?zoneid=400&cb=&n=a6f00733' border='0' alt='' /></a>
TEMPO Interaktif, Jakarta - Petenis nasional Christopher Rungkat lolos ke perempat final Turnamen Tenis Men’s Future Garuda Indonesia Championships. Pemain unggulan keenam ini akan menantang pemain unggulan pertama Harri Heliovaara dari Filandia, di lapangan tenis Gelora Bung Karno, pada Jumat 30 September 2011.

“Saya akan mencoba tampil semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan. Tidak ada masalah bagi saya melawan unggulan pertama,” kata Christo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tempo.

Christo yang kini menduduki peringkat 446 dunia ini memang masih berada di bawah Harri, 252. Namun, Christo mengaku tidak gentar. “Ini tenis dan saya main di depan penonton sendiri. Berbagai kemungkinan dapat terjadi di lapangan,” kata petenis kelahiran Jakarta, 14 Januari 1990.

Christo melangkah ke perempat final setelah menumbangkan rekannya, Elbert Sie, dua set langsung 6-3, 7-5. Sedangkan Harri menyingkirkan petenis India, N. Prasant, 7-6 (2), 4-6, 6-2.

Kemenangan Christo atas Elbert sudah diduga sebelumnya. Karena, keduanya sudah sering berhadapan. Dan hampir setiap kali bertemu, Christo selalu bisa mengatasi permainan Elbert.

Pusat Informasi Kelas Bilingual SMAN 2 TAMSEL

Kelauarga besar SMAN 2 Tambun Selaytan mengucapkan Selamat dan Sukses pada siswa-siswi kelas unggulan TAHUN 2011 SMA Negeri 2 Tambun Selatan yang berhasil dan di terima di STT TELKOM melalui jalur PMDK, siswa dan siswi tersebut adalah atas  nama : … Continue reading
Posted in kelas bilingual sman 2 tambun selatan, kelas unggulan sman 2 tambun selatan, sman 2 tambun selatan bekasi | Tagged , , | Tinggalkan komentar

PENDAFTARAN SISWA BARU KELAS BILINGUAL SMAN 2 TAMSEL

Pendaftaran siswa baru untuk kelas bilingual SMAN 2 Tam Sel telah di buka mulai hari ini, bagi yang memenuhi syarat silahkan datang langsung ke plaza SMAN 2 Tambun Selatan lantai 2 ruang sekretariat kelas bilingual/unggulan , Jl Aries Komp SKU … Continue reading
Posted in kelas bilingual sman 2 tambun selatan, kelas unggulan sman 2 tambun selatan, sman 2 tambun selatan bekasi | Tagged | 2 Komentar

PERISAI, Maulid Nabi bersama Ust Ahmad Al-Habsy, dan Peresmian Fitness Center di SMAN 2 Tambun Selatan Bekasi

  Dalam kurung waktu minggu SMAN 2 Tambun Selatan mengadakan tiga event yang berbeda dan di laksanakan pada bulan Februari 2011. PERISAI adalah salah satu wadah bagi siswa SMA se Bekasi dan sekitarnya untuk mengikuti lomba kegiatan yang ada dalam … Continue reading
Posted in kelas bilingual sman 2 tambun selatan, kelas unggulan sman 2 tambun selatan, sman 2 tambun selatan bekasi | Tagged , , | 2 Komentar

Guru Ku,,,Idola Kami…

Telah mengabdi selama lebih dari 20 tahun bunda Dra.Hj.Djadja Nurdjanah merupakan sosok seorang guru yang sangat populer di SMAN 2 Tambun selatan. Ketokohan dan ke ibuan seorang Bunda Djadja memang sangat di akui oleh segenap keluarga besar sekolah. Pribadi yang … Continue reading
download disini

SMA Negeri Unggulan M.H. Thamrin Jakarta : Sekolah Sains Pertama di Indonesia


  • PDF
0
SMAN-MH-Thamrin
Foto: Ace Suhendar
SMAN-MH-Thamrin1
Foto: Ace Suhendar

 
SMAN-MH-Thamrin11
Foto: Ace Suhendar
 
H-Djumadi
Foto: Ace Suhendar
 
SMAN-MH-Thamrin2
Foto: Ace Suhendar
 
SMAN-MH-Thamrin10
Foto: Ace Suhendar
 
Mau nyari anak-anak pintar, berprestasi, en jenius? Yesss... sekolah ini tempatnya! Dari titel di depan namanya aja udah “ngeri”, SMA Negeri Unggulan. Sekolah yang berlokasi di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur ini memang didirikan pada 13 Juli 2009 di atas lahan seluas kurang lebih 3 hektar dengan fasilitas serba wow! Seluruh ruang kelas berbasis TIK dan full AC, perpustakaan menyediakan lebih dari 30 ribu judul buku, lab super lengkap, ada auditorium, gedung serba guna, kolam renang, lapangan tenis dan sepakbola, masjid, kantin, dan asrama. Upzz yoii, SMA M.H. Thamrin merupakan boarding school yang juga bertujuan untuk mencetak siswa-siswi jagoan olympiade sains.
“Sekolah ini didirikan dari gagasan Pak Sutiyoso. Boleh dibilang inilah sekolah sains pertama di Indonesia karena kami hanya mengkhususkan untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Kami juga mencetak anak-anak kami untuk jadi jagoan olimpiade sains tingkat nasional dan internasional. Dengan begitu Pemda DKI gak perlu lagi kesulitan mencari bibit untuk diorbitkan ke tingkat dunia. Kami pun memfasilitasi siswa dengan ujian Cambridge,” jelas Kepala SMANU Mohammad Husni Thamrin Jakarta, H. Djumadi Mpd.
“Untuk penerimaan siswa baru kami gak memakai standar NEM. Kami menyeleksi siswa berdasarkan raport SMP. Nilai pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris dari semester 1 sampai 5 harus rata-rata 8. Kami juga hanya menerima siswa yang IQ minimalnya 120. Penting dicatat, setiap tahunnya kami memprioritaskan khusus anak-anak yang berdomisili di DKI Jakarta. Hanya 5 % siswa yang kami saring dari luar DKI Jakarta. Kenapa, karena dari awal sekolah ini disiapkan untuk mencetak anak-anak Jakarta yang berprestasi. Sesuai dengan nama sekolah ini yang terinspirasi dari pahlawan nasional asal Jakarta, M.H. Thamrin,” sambung Pak H. Djumadi, MPd.
Ide Boarding School juga dimaksud untuk membantu KBM siswa yang sangat padat tiap harinya. “Siswa kami belajar dari Senin sampai Sabtu, mulai dari jam 7 pagi sampai jam 4 sore. Malamnya ada tutorial berupa pembahasan tambahan dari materi yang dipelajari siang hari. Dengan padatnya program belajar, sekolah menyediakan asrama bagi putra dan putri,” tambah Pak Djumadi.
Pantengin info lanjutannya di halaman facts. Sambil ngintip suasana sekolahnya deh.  
SMAN-MH-Thamrin3
Foto: Ace Suhendar
SMAN-MH-Thamrin4
Foto: Ace Suhendar
 
SMAN-MH-Thamrin5
Foto: Ace Suhendar
 
SMAN-MH-Thamrin6
Foto: Ace Suhendar
 
SMAN-MH-Thamrin7
Foto: Ace Suhendar
 
SMAN-MH-Thamrin8
Foto: Ace Suhendar
 
SMAN-MH-Thamrin9
Foto: Ace Suhendar
 
kolam-renang
Foto: Ace Suhendar
 
Facts
• Secara baru 2 tahun, jumlah muridnya baru 117 orang. Dengan perincian: kelas 1 (3 kelas) dan kelas 2 (3 kelas). Jumlah murid per kelas rata-rata 20 orang.
• Julukan populer sekolah ini ialah “School of Olympia” atau “Sekolah Olimpiade”.
• Tanggal 7-15 Januari lalu, SMANU M.H Thamrin Jakarta menjadi tuan rumah digelarnya lomba olimpiade sains, olahraga dan seni. Ada 630 siswa dari 58 SMP dan SMA favorit se Jabodetabek mengikuti lomba yang memperebutkan piala Mendiknas dan Kemenpora.
• Berhubung KBM dari jam 7 pagi sampe 4 sore, istirahatnya 3 kali: jam 10.00, 12.10 , en 14.10.
• Siswa hanya diizinkan pulang setiap weekend di minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulannya.
• Asrama menerapkan dispilin ketat. Gak boleh memilih teman atau berpindah-pindah kamar. Teman sekamar diprioritaskan untuk mereka yang sekelas dan 1 jurusan.
• Seragam sekolah: Senin (putih-putih), Selasa (putih-abu abu), Rabu (putih-abu abu dengan jas), Kamis (batik), Jumat (busana muslim), dan Sabtu (baju bebas)
Planning jangka pendek, akan dibuka lapangan hoki dan perpustakaan dibuka pada malam hari.
Reward buat siswa berprestasi akan diberikan bebas biaya SPP selama 1 bulan. Mantapsss.
• Iuran rutin bulanan or SPP sebesar 1 juta en kebutuhan makan-laundry asrama sebesar 1,2 juta.
• Tenaga pendidik profesional berijazah S-2 dan S-3 dari perguruan tinggi terakreditasi A.
ayu
Fauzanil
Fauzanil Azmy Ketua OSIS/Foto: Ace Suhendar
Tiroy
Tiroy Junita/Foto: Ace Suhendar
lulu
Lulu Chairiza/Foto: Ace Suhendar
 
Prismaya-Ayu
Prismaya Ayu Ketua MPK/Foto: Ace Suhendar
 
samuel_leonardo_putra
Samuel Leonardo Putra/Foto: Ace Suhendar
 
Kontak
SMANU M.H. THAMRIN JAKARTA
Jalan Bambu Apus I Cipayung, Jakarta Timur
Telp (021) 84596769, 84597845, Faks (021) 84597916

Huawei Vision: User Interface Tiga Dimensi Jadi Unggulan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Huawei Mmeluncurkan smartphone terbarunya, Vision. User interface tiga dimensi dan tampilan animasi carousel / komedi putar menjadi salah satu unggulan produk terbaru Huawei ini.

Vision bekerja dengan sistem operasi Android Gingerbread 2.3 dan didukung pula oleh prosesor Qualcomm Snapdragon MSM 8255 1 GHz.

Huawei mengusung konsep unibody dengan sentuhan desain melengkung. Body ponsel terbuat dari campuran aluminium dengan pilihan warna merah muda keemasan, perak atau charcoal, serta sentuhan desain yang melengkung.

Ponsel dengan tebal 9.9 mm dan berat 121 gram, lebih ringan dari sebuah botol parfum atau aftershave, memiliki kamera auto focus 5 megapixel dan LED flash. Kamera ini mendukung perekaman video 720P.

“Kami sangat bangga mempersembahkan Huawei Vision, smartphone yang memiliki kesempurnaan serta keseimbangan antara teknologi dan gaya, “ ungkap Victor Xu, Chief Marketing Officer dari Huawei Device. Ia menambahkan interface 3D yang unik menjadikan Huawei semakin terdepan.

User interface Vision menggabungkan fitur-fitur handset ke dalam panel 3D pada layar utama. Interface ini memungkinkan pengguna cukup menyentuh panel di layar untuk mengoperasikan ponsel atau membuka aplikasi.

Preinstalled games populer ditawarkan sebagai pemikat, antara lain Angry Birds , Asphalt 6, Adrenaline, Order & Chaos Online, dan Guerrilla Bob HD. Vision akan dipasarkan mulai September mendatang.
download disini

Mengejar sekolah unggulan

Kuartal terakhir setiap tahun merupakan saat-saat sibuk bagi banyak orang tua di Inggris yang memiliki putra putri yang duduk di kelas enam sekolah dasar.

Suasana sekolah menengah di Inggris
Pasalnya, inilah saat pendaftaran untuk sekolah menengah, dan yang menjadi incaran adalah sekolah-sekolah negeri unggulan. Landasan untuk mencari sekolah incaran ini salah satunya adalah peringkat sekolah, yang biasanya dikeluarkan setiap tahun. Bagi anda penggemar sepak bola, tentu sering melongok klasemen liga. Nah, sekolah-sekolah di Inggris pun demikian, ada semacam peringkat yang disusun oleh sejumlah institusi, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah sampai universitas. Dasar penyusunan peringkat ini adalah hasil ujian akhir. Sekolah-sekolah yang menjadi incaran ini biasanya menyelenggarakan ujian masuk tersendiri untuk menyaring peminat yang jauh melampaui kapasitas sekolah.

Open evening Untuk memberi kesempatan pada calon siswa dan orang tua melihat-lihat sekolah yang diincar, pada umumnya, sekolah-sekolah menengah ini membuka sekolah mereka. Dalam acara yang disebut "open evening" ini, para kepala sekolah memberi penjelasan tentang prestasi sekolah melalui hasil ujian akhir, berbagai kegiatan ekstra kurikuler sampai berapa banyak lulusan sekolah yang bisa masuk ke universitas-universitas top. Inilah pengalaman kedua saya mencari sekolah menengah untuk anak saya. Tetapi yang membuat saya agak terkejut kali ini adalah antrian yang jauh lebih ramai, dibandingkan tujuh tahun lalu. Antrian panjang untuk "open evening" di satu sekolah di London utara -tidak jauh dari tempat kami tinggal - begitu panjangnya, sampai kami diminta untuk datang untuk hari kedua. Kompetisi untuk masuk ke sekolah-sekolah negeri ini tampaknya memang semakin tinggi. Situasi ekonomi Inggris yang tengah suram membuat sejumlah orangtua yang semula mampu menyekolahkan anak di sekolah swasta, beralih ke sekolah negeri. Sekolah negeri menjadi alternatif utama karena tidak dipungut bayaran. Durasi sekolah menengah ini adalah lima tahun, dan disambung dengan apa yang disebut Sixth Form selama dua tahun, untuk persiapan bagi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Sixth Form ini biasanya juga ada di sekolah menengah yang sama.

Enam pilihan sekolah

Open evening yang diselenggarakan sekolah-sekolah menengah ini memungkinkan siswa dan orang tua menentukan enam pilihan.

Banyak orang tua yang ingin anak-anak mereka masuk ke sekolah unggulan
Pendaftaran untuk sekolah menengah dilakukan melalui online yang diatur oleh borough atau semacam kecamatan daerah tempat tinggal. London dan sekitarnya terbagi atas 32 borough. Bisa saja seorang siswa memilih sekolah di luar borough, asalkan lulus ujian masuk. Setiap siswa diberi kesempatan untuk memilih enam sekolah dan soal prioritas tentu diserahkan pada pendaftar, dan pihak sekolah tidak. Tetapi tidak semua sekolah menengah yang dikategorikan bagus menyelenggarakan ujian. Ada juga sekolah yang memilih siswa-siswi berdasarkan jarak dari tempat tinggal. Semakin dekat dari sekolah, semakin besar kemungkinan untuk masuk. Namun peluang untuk sekolah-sekolah yang tidak mengadakan ujian masuk inipun semakin mengecil. Pasalnya, ada juga orang tua yang pindah rumah ke dekat sekolah-sekolah dimaksud, agar anak-anak mereka bisa masuk secara otomatis. Jadi prioritas pilihan biasanya sekolah yang menyelenggarakan ujian masuk.

Persiapan ujian

Dari tiga sekolah yang sudah sempat kami kunjungi -ketiganya menyelenggarakan ujian masuk- ada yang menyebutkan hanya menyediakan 93 tempat untuk 1200 peminat, ada juga yang menyebutkan 180 tempat dari hampir 2000 pendaftar. Sekolah-sekolah selektif ini mengadakan ujian masuk dua kali -yang pertama semacam psikotes dan bagi yang lolos baru ke tes berikutnya bahasa Inggris dan matematika. Ada bebeberapa cara yang ditempuh untuk persiapan ujian ini; ada tempat kursus persiapan ujian masuk, dengan tutor dan ada pula yang mempersiapkan sendiri melalui berbagai buku persiapan ujian masuk sekolah menengah yang banyak dijual di toko-toko buku. Pada saat open evening sekolah-sekolah selektif ini ada juga yang menjual soal ujian tahun-tahun sebelumnya. Pendaftaran untuk pilihan sekolah ini akan ditutup secara nasional akhir bulan Oktober.


Bersaing di usia muda

Melihat semakin banyaknya peminat yang ingin masuk ke sekolah-sekolah unggulan ini, tidak sampai hati rasanya melihat wajah-wajah mungil ini harus menghadapi persaingan dalam usia yang sangat muda. Saya jadi ingat pengalaman sendiri saat ujian masuk perguruan tinggi di Indonesia. Lumayan stress namun itu pun sudah usia 16/17 tahun. Perasaan tak sampai hati ini membuat saya bertanya beberapa kali ke putri saya sendiri untuk memastikan apakan dia mau mengikuti ujian sekolah-sekolah selektif ini. Sambil mengiyakan, putri saya bercerita tentang teman-temannya yang juga ingin masuk ke sekolah-sekolah yang sama. Kebersamaan dengan teman tampaknya malah justru memberikan semangat tersendiri bagi anak-anak seusia ini. Dan persaingan yang semakin ketat ini juga masuk dalam agenda pembicaraan mereka.

Menjadi Pribadi Unggulan

Menjadi pribadi yang unggul, berintegritas dan berkredibilitas tinggi adalah sesuatu yang menjadi dambaan setiap orang. Namun sepertinya hal ini hanya menjadi impian bagi kita, bangsa Indonesia. Apalagi Indonesia ini jelas, memiliki penduduk mayoritas Muslim dan telah digariskan oleh Allah sebagai umat terbaik dari seluruh manusia (QS Ali-Imran 110). Tulisan ini bukan ditujukan untuk sombong dan arahnya kita menjadi semakin angkuh dengan predikat yang telah diberikan Allah tadi, semenjak kita belum lahir. Namun dengan tulisan ini, diharapkan kita sebagai bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim terpacu sebagaimana tuntunan kita ,Allah dan RasulNya sudah memerintahkan dan mencontohkan bagaimana menjadi manusia yang unggul.

Bayangkan saja, bangsa kita ini dimata dunia adalah bangsa yang bodoh, kumuh, miskin dan yang pasti tidak memiliki budaya kedisiplinan sama sekali. Susah sekali untuk menampik stigma negatif ini karena memang itulah bangsa kita, termarginalkan, gak diperhitungkan bahkan sebagian masyarakat dunia tidak tau dimana letak bangsa kita. Sebenarnya sangat menyedihkan, dimana seharusnya dengan masyarakat mayoritas Muslim yang dalam ajaran agamanya selalu mengharuskan kita menjadi pribadi unggul, kita jauh dari hal itu.

Tidak seharusnya kita menjadi sosok yang hanya pintar misalnya mengaji saja tapi dalam kehidupan lainnya kita tidak sukses. Kita menjadi sosok yang sangat religius tapi dalam banyak hal tertinggal. Rasul dan para sahabatnya sesungguhnya bukanlah sosok yang seperti itu. Lihat berapa mahar Rasul ketika menikahi Khadijah RA, 20 ekor unta terbaik (jika dikalkulasikan sekarang sekitar Rp 200 juta lebih) pada umur 25 tahun. Belum lagi sahabat-sahabat seperti Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dll dimana mereka adalah pengusaha-pengusaha sukses. Ilmuwan-ilmuwan besar pun dulunya dimiliki oleh Islam, mulai Ibnu Sina, Al-Jabbar, Ibnu Khaldun, dll. Tak kalah bangsa kita Indonesia juga punya Hatta, Syahrir, M Natsir, yang semuanya adalah umat Muslim sebagaimana kita sekarang.

Permasalahan kita sebenarnya hanya 2, jika kita simpulkan dari berbagai kemunduran ini. Yang pertama adalah, bangsa ini malas. Yah benar sekali, kemalasan menjadi pangkal kemerosotan dalam semua aspek saat ini. Bagaimana kita menjadi pribadi unggul, jika kita malas. Kredibilitas, integritas dan komitmen dibangun atas dasar ketekunan dan kinerja yang tidak malas-malasan. Anak sekolahnya malas sekolah, yang bekerja juga malas bekerja hingga korupsi waktu dan demikian juga orang tua, malas untuk berbuat lebih dalam mendidik generasi penerusnya. Akhirnya karena kita malas, seringkali kita tampil di depan umum, di depan khalayak ramai, dengan penampilan seadanya. Imbasnya di mata dunia pun kita menjadi bangsa yang seadanya, pelengkap penderitaan saja.

Masalah kedua adalah bangsa kita juga terlalu serakah, sampai-sampai karena ketidaksabaran kita untuk sukses (serakah) membuat bangsa kita menjadi bangsa yang korup. Mentalitas serakah inilah yang menyebabkan banyaknya korupsi di negara ini. Kita semua kurang paham prinsip bahwa keberhasilan itu tidak dibangun dalam sekejap. Semuanya bermental seperti Roro Jonggrang yang pengennya membangun candi dalam waktu singkat langsung jadi. Mental mencari jalan singkat dan tidak benar inilah yang akhirnya membawa kita dalam kondisi seperti saat ini. Padahal kita yakin benar dengan slogan, No Pain, No Gain, tanpa ada penderitaan tidak akan ada keberhasilan.
 
Ujung-ujungnya jelas, karena serakah, persatuan dan kesatuan bangsa serta Ukhuwah Islamiyah pun menjadi tidak ada artinya. Gimana ada artinya kalau setiap pribadi menginginkan yang terbaik hanya untuk dirinya sendiri-sendiri tanpa ada kepedulian untuk menolong sesama (semua gue). Padahal dengan adanya persatuan dan kesatuan bangsa lah kita bisa menjadi bangsa yang disegani, dihormati dan diapresiasi secara lebih tinggi oleh bangsa lain.

Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama mencari solusi terbaik yang bisa menghilangkan 2 permasalahan diatas. Agar bangsa kita dan umat Muslim tidak dipandang sebelah mata. Kita bisa menjadi pribadi unggul, seperti contoh Rasulullah, sahabatnya dan para pendiri bangsa ini. Solusi terbaik menurut diri ini adalah dengan menghindari atau menghilangkan sama sekali dari diri kita 2 permasalahan diatas. Islam jaya selama 10 abad karena memiliki pribadi-pribadi unggul, demikian juga bangsa kita ini, dihormati dan disegani dunia dulu karena mempunyai singa-singa diplomasi. Mari kita kembalikan fitrah kita sebagai umat terbaik yang sudah digariskan Allah SWT dalam Al-Qur'an.

PRIBADI UNGGULAN

Menjadi pribadi yang unggul dan disukai banyak orang adalah idaman semua orang. Anda ingin menjadi pribadi yang unggul? Mengapa tidak. Anda bisa mewujudkannya tanpa harus mengeluarkan goceh sepersenpun, hanya dengan  mengikuti tips dibawah ini Insya Allah dalam waktu yang tidak lama Anda akan merasakan manfaatnya.
Tips menjadi pribadi unggulan:
1.      Taat kepada Allah dan rasul-Nya.
Taat kepada Allah dan rasul dibuktikan dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Mencontohi akhlak Rasulullah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Senantiasa meningkatkan kualitas ibadah baik itu ibadah wajib maupun ibadah sunah. Karena pribadi yang unggul  akan lahir dari seorang yang memiliki keimanan dan ketaatan yang kuat kepada sang penciptanya.
2.      Peka terhadap dunia luar
Seseorang akan dapat menjadi seorang yang memiliki pribadi yang luar biasa ketiak ia peka terhadap lingkungannya, dan mampu memberikan kotribusi serta solusi terhadap masalah yang ada di sekelilingnya. Karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Hari ini orang lain membutuhkan uluran tangan kita,  suatu hari nanti kita yang membutuhkan uluran tangan mereka.
3.      Bijak dalam menyikapi kritikan
Mengkritik itu mudah, seni itu sulit. Mungkin slogan ini tidak asing di telinga kita. Diakui atau tidak mengkritik memang jauh lebih mudah daripada menciptakan sesuatu. Namun bagaimana ketika kritikan itu ditujukan kepada kita? Apakah kita menyumpahi orang tersebut? Tentu tidak. Semua punya etika. Berlaku bijaklah dalam menaggapi setiap kritikan, karena bisa jadi kritikan itu benar. Jangan pernah merasa diri paling hebat, sehingga merasa risih ketika dikritik. Berlapang dada dalam menerima kritikan adalah salah satu sikap yang bijak, karena ketika Anda dikritik oleh seseorang yakinlah bahwa orang tersebut adalah orang yang selalu setia mendampingi dan memperhatikan Anda, sehingga ia tahu dimana letak kekurangan Anda.
4.      Mengaplikasikan 5S dalam kehidupan sehari-hari
Apa itu 5S? 5S itu adalah:
a.      Salam
Rasul saw menganjurkan umatnya untuk saling menguluk salam, karena di dalamnya  mengandung do’a. Merupakan hak seorang muslim bagi saudaranya untuk saling mendo’akan. Karena dengan doa dapat mengakrabkan tali ukhuwah antar sesama muslim. Jika ada seseorang diantara kamu yang saling bermarahan, maka lunakkanlah hatinya dengan salam. Insya Allah sedikit demi sedikit hatinya akan menjadi luluh.
b.      Sapa
Semua orang suka disapa walau dengan kata sederhana sekalipun, selamat pagi misalnya, atau apa kabar? Atau mau berangkat kerja? dan berbagai sapaan lainnya. Karena dengan menyapa berarti kita peduli dengan orang-orang disekeliling kita. Nah kalau Anda suka disapa maka mulailah menyapa.
c.       Senyum
Tersenyumlah pada orang lain karena senyuman itu mendakan keakraban, keramahan dan kasih sayang. Senyum yang tulus dari pemiliknya mempunyai kekuatan yang mampu mendorong orang lain berinteraksi baik dengannya. Rasulullah sangat menganjurkan umatnya untuk banyak tersenyum kepada siapapun terutama pada saudara seiman, sebagaiman dalam sabdanya: “Senyummu untuk saudaramu adalah sedekah”. (HR.Turmuzi)


d.      Sopan dan Santun
Sopan santun adalah dua kata yang tidak dapat dipisahkan. Dua kata ini juga tidak asing dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk menjadi seorang pribadi yang unggul dan disukai banyak orang sangat perlu memperhatikan tatakrama dalam berinteraksi baik berupa ucapan, sikap dan tingkah laku, lirikan mata dan sebagainya. jangan sampai tuturkata dan bahasa atau tingkah laku kita menyakiti hati orang lain. Anggun dalam bersikap dan lembut dalam  bertutur kata menjadi salah satu kunci yang dapat menjadika seseorang dicintai oleh orang banyak.
            Demikian tips menjadi pribadi unggulan dan disukai banyak orang. Selamat mencoba, dijamin Anda tidak akan kecewa.

Minggu, 23 Oktober 2011

Kurikulum Pembinaan

PENDAHULUAN

Masa depan suatu ummat terletak pada sejauh mana ummat tersebut memberikan perhatiannya terhadap generasi muda. Karena generasi mudalah yang nantinya akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan. Al-Qur’an telah memberikan banyak penjelasan tentang masalah ini salah satunya Allah berfirman dalam surat An-Nisa’ ayat 9;

Artinya: ”Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah dibelakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur yang benar”.

Dalam ayat ini Allah memberikan peringatan akan senantiasa memperhatikan generasi penerus sebagai pelanjut perjuangan dalam menata kehidupan yang lebih baik dengan mental dan bekal ilmu yang memadai dan proses yang berkesinambungan.

Asrama merupakan bagian yang vital dalam sistem pendidikan pesantren baik pesantren tradisional maupun pesantren moderen. Dari tempat inilah penanaman nilai-nilai spiritual dan pembinaan mental diproses. Untuk itu diperlukan suatu sistem dan mekanisme yang integral di mana ’Ilmu Iman Amal’ dengan ditopang oleh lingkungan yang ’Alamiyah Islamiyah Ilmiyah’ dapat terealisasi seluruh rangkaian proses yang mengarah kepada tercerminnya iklim intelektual Islami di dalam mengokohkan aqidah mahasiswa sebagai generasi penerus pemegang amanah perjuangan.

Allah SWT telah mendidik dan membina rasulnya Muhammad SAW dengan sebaik-baiknya pendidikan dan pembinaan yang disistimasikan dalam proses penurunan wahyu secara gradual (Tadarruj), yang disebut dengan sistematika nuzulnya wahyu. Yang kemudian Rasulullah mendidik dan membina para sahabatnya. Dari pola tersebut lahirlah generasi-generasi yang tawhidi yang tangguh dan tangkas dalam segala aspek kehidupan. Ini dapat dilihat tegaknya peradaban Islam pertama di Madinah Al Munawarah sebuah kota yang tercerahkan dengan cahaya Allah.

Salah satu hal yang esensi dalam proses tegaknya peradaban Islam tersebut adalah adanya tradisi keilmuan tafaqqu fid din yang kuat serta penghayatan dan pengamalan yang berkesinambungan, sehingga terdapat sebuah arus budaya Islami, pemikiran Islami, prilaku Islami yang teratur dalam membentuk karakter pribadi-pribadi unggulan dalam kontek sebagai seorang individu maupun anggota masyarakat.

Untuk itu, lingkungan asrama (Darul Jihad) sebagai bagian dari usaha untuk mewujutkan visi dan misinya tersebut diperlukan suatu paradigma baru di dalam usaha dan upayanya untuk pengintegrasian ilmu, iman dan amal, antara ilmu fardu ’ain dan fardu kifayah. Itu semua dengan harapan terwujudnya kembali peradaban Islam berasaskan tauhid yang tertuang di dalam tata laksana keasramaan kepengasuhan ini.

VisiMembangun Asrama Mahasiswa Dar al Jihad sebagai asrama berperadaban dan bermartabat dalam menyongsong Peradaban Islam Gemilang.

Misi
  • Melahirkan generasi tauhid sebagai pengemban amanah perjuangan menegakkan Peradaban Islam.
  • Menjadikan asrama Dar al Jihad sebagai markas pendidikan, pembinaan dan pengkaderan serta pengadaban bagi calon-calon genarasi tauhid.
  • Mengintegrasikan ilmu, iman dan amal di dalam seluruh rangkaian proses berasrama.
  • Mewujudkan dan mengkondisikan asrama yang senantiasa bernuansa Alamiyah, Islamiyah dan Ilmiyah.

Paradigma Pengkaderan dan Pembinaan
Paradigma atau manhaj yang dimaksud di sini adalah jalan yang ditempuh atau panduan untuk berjalan atau melangkah. Di dalam paradigma (manhaj) ini tercakup hal-hal yang berkaitan dengan seperangkat konsep, rumusan tata laksana dan juga perangkat nilai yang digunakan sebagai pedoman di dalam melakukan langkah-langkah pengkaderan dan pembinaan keasramaan di dalam mewujudkan visi dan misi di atas. Untuk itu, di dalam proses pengkaderan dan pembinaan ini paradigma atau manhajnya adalah Manhaj Islami dengan pendekatan integral sistem.

Paradigma atau Manhaj Islami ini lebih jelasnya adalah sekumpulan konsep, rumusan tata laksana dan perangkat nilai yang dijadikan sebagai panduan bagi orang-orang Islam dalam berpikir dan bertindak agar sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dengan demikian seluruh rangkaian proses pengkaderan dan pembinaan di asrama berlandaskan rumusan atau tata laksana yang telah ditetapkan di dalam ajaran-ajaran Islam. Sehingga di dalam penetapan program atau kegiatan keasramaan tidak terlepas dari paradigma ini. Hal ini juga memudahkan untuk dievaluasi, baik secara berjenjang maupun secara keseluruhan dari berbagai dimensi dan aspek yang meliputinya.

Paradigma ini akan direalisasikan dengan pendekatan integral sistem, dengan artian seluruh dimensi dan aspek, baik material maupun nonmaterial secara keseluruhan diselaraskan dengan tujuan utama yang terdeskripsikan di dalam visi dan misi asrama. Pendekatan ini lebih menitik beratkan kepada peniadaan dikotomi/dualisme di dalam seluruh bagian, baik pada tataran pola kepemimpinan sampai pada level manajemen. 

Prinsip Pengkaderan dan Pembinaan
Berdasarkan paradigma di atas, pola pembinaan asrama mengacu kepada pola dasar sistematika nuzulnya wahyu yang diurai dalam tiga garis besar antara lain yaitu Ta’lim, Ta’dib dan Tazkiyah.


Struktur Kepengasuhan Asrama
Pembina                                    Ust. H. Drs. Miftahuddin, M.Si
 Ust. Abdul Khalik, Lc  M.H.I
 Penanggung JawabUst. Endang Abdurrahman, S.Ag
 Ka. pengasuhanUst. Ahmad Furqan Muntashir, S.Sos.I
 Sekretaris AsramaSayyidina Hamzah (IV)
 Koordinasi BahasaMuhammad Syafi'i (IV
 AnggotaAfri Santoso (IV)
 Rofiqi Suhram (IV)
 Koordinator KerumahtangaanBukhari Muslim (IV)
 AnggotaTaufiq Husnul hajar (IV)
 koordinator Kedisiplinan ShalatSyarif (VI)
 AnggotaAbdullah (IV)
 Koordinator KeamananAndrian Fadli (IV)

Job Diskripsi Kepengasuhan 1.    Penagggung jawab
  • Bertanggung jawab terhadap seluruh proses dan kegiatan asrama
  • Membuat laporan kegiatan asrama tiap akhir semester dan akhir tahun serta melaporkan kepada ketua STAIL dan PPH (Kepala kampus).
  • Mengontrol seluruh kegiatan asrama bersama Ka. kepengasuhan tiap akhir bulan.
  • Memberikan pengarahan-pengarahan yang terkait dengan keasramaan.
  • Bertanggung jawab kepada ketua STAIL.

2.    Ka. Kepengasuhan
  • Mengkoordinir seluruh kegiatan keasramaan dan kepengasuhan pada tiap-tiap bagian.
  • Membuat laporan seluruh kegiatan asrama tiap dua minggu sekali, akhir bulan dan membantu PK III dalam membuat laporan semesteran dan tahunan.
  • Bertanggung jawab secara penuh akan berjalannya kegiatan keasramaan dan kepengasuhan.
  • Dalam melaksanakan tugasnya akan dibantu oleh seorang staf atau asisten.
  • Mengontrol perizinan serta memberikan izin kepada mahasiswa.  
  • Bertanggung jawab kepada PK III STAIL
3.    Sekretaris
  • Melakukan pencatatan setiap hasil rapat serta pengarsipan terhadap keluar dan masuknya surat.
  • Bersama Ka. kepengasuhan mengontrol jalannya pengabsenan kegiatan.
  • Merekap data-data kegiatan asrama per dua minggu pada akhir semester
  • Bersama Ka. kepengasuhan dan PK III membuat laporan akhir semester dan akhir tahun
  • Bertanggung jawab kepada Ka kepengasuhan
4.    Koordinator Bahasa
  • Mengkoordinir serta mengontrol jalannya kegiatan Bahasa di asrama
  • Membentuk tim sukses bahasa di asrama
  • Membuat jadwal kegiatan bahasa
  • Melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan bahasa asrama
  • Bertanggung jawab kepada Ka kepengasuhan
5.    Koordinator Kerumahtanggaan
  • Mengkoordinir serta mengontrol seluruh sarana dan prasarana asrama
  • Menginventarisir seluruh sarana yang ada, maupun yang belum ada
  • Membuat laporan terhadap sarana-sarana yang telah rusak
  • Bertanggung jawab terhadap Ka. kepengasuhan
6.    Koordinator Keamanan
  • Mengkordinir serta mengontrol keamanan asrama dan kampus
  • Membuat jadwal rutin keamanan dengan melibatkan mahasiswa
  • Melakukan kerja sama dengan unit keamanan pondok, SMP dan SMU
  • Melakukan evaluasi serta membuat laporan kegiatan keamanan
  • Bertanggung jawab kepada Ka. kepengasuhan
7.    Koordinator Kebersihan dan Kesehatan
  • Mengkordinir serta mengontrol seluruh kebersihan asrama
  • Melakukan kontrol terhadap mahasiswa yang sakit
  • Menyediakan obat-obatan untuk penyakit ringan
  • Melakukan kerjasama dengan bagian kebersihan pondok
  • Membuat laporan kegiatan kebersihan asrama
  • Bertanggung jawab kepada Ka. kepengasuhan
8.    Koordinator Kedisiplinan Sholat
  • Mengkoordinir serta mengontrol kedisiplinan sholat
  • Melakukan pencatatan terhadap mahasiswa yang tidak berjamaah
  • Membuat buku absen keluar di setiap rumah
  • Membuat laporan akan tingkat kedisiplinan sholat
  • Bertanggung jawab kepada Ka kepengasuhan
  • Menyelenggarakan kegiatan mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas sholat.

Pola Pengkaderan Mahasiswa
Pola pengkaderan yang ingin dikembangkan pada mahasiswa STAIL tentunya merujuk pada manhaj Hidayatullah yaitu sistematika nuzulnya wahyu. Sebagai gambaran dibawah ini akan diuraikan sekilas tentang pola tersebut di atas:

1.    Penanaman nilai-nilai sistematilka wahyu

a.    Proses Ta’lim
Mahasiswa diarahkan untuk mengenal Allah dan merasakan kelemahan dan mengakui Allah dengan membaca firmanNya dan ciptaanNya sehingga merasakan kekuasaan Allah dan keagunganNya dan menimbulkan pengakuan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Dalam proses ini mahasiswa diberikan materi-materi aqidah serta pemahaman terhadap ayat-ayat kauliyah dan kauniyah, baik diruang kuliyah maupun diluar kuliyah.

b.    Proses TazkiyahProses penyucian diri dari penyakit jiwa yang menghalangi tertanamnya wahyu dalam diri mahasiswa. Pada proses ini ditanamkan pengertia mengikis penyakit jiwa: Thogo’, Riya’ dan egois dan lain sebaginya.

c.    Proses Ta’dibPada proses ini mahasiswa diharapkan dalam kondisi siap baik mental maupun rohani untuk menerima  bukti dari zikir dan fikir serta keterampilan hidup. Mereka diantarkan untuk menyenangi dan bersemangat untuk mengarungi lautan ilmu yang maha luas.

2.    Proses Pembinaan dengan Siastematika Nuzulnya Wahyu

1.    Pembinaan Darajah Ula
Pada darajah ula ini mahasiswa dikenalkan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan pengajaran dan transformasi nilai dan kekaderan yang terumuskan di dalam kegiatan-kegiatan atau program-program akedemik dan non akademik, baik di asrama maupun di kelas. Target utama yang ingin dicapai dalam darajah ini adalah kesadaran diri akan hakikat manusia sebagai hamba dan khalifah Allah Swt. di muka bumi ini. Salah satu indikatornya adalah tekun beribadah, tilawah al Qur’an dan amalan-amalan yang disunnahkan dan lain-lain.

2.    Pembinaan Darajah WusthaPada derajah wustha ini, sebagai kelanjutan dari tingkat sebelumnya, lebih menekankan kepada aspek pembinaan dan pembentukan dengan lebih difokuskan kepada penanaman nilai dan adab. Mahasiswa pada tingkat ini telah mampu menampilkan jati dirinya yang sesungguhnya sebagai hamba dan khalifah-Nya. Karakter yang menonjol pada dirinya adalah lahirnya rasa tanggung jawab pada dan orang lain. Sehingga, sikap dan perilakunya selaras dengan pemahamannya. Dalam hal ini kegiatan lebih diarahkan dan dilakukan di luar kelas, seperti pemberian amanah untuk bertugas di departemen yang telah ditentukan dan lain-lain dengan didukung dengan materi-materi yang bersifat pengetahuan dan wawasan, baik di kelas maupun di asrama sebagai self kontrol (penyeimbang).

3.    Pembinaan Darajah’ ’UlyaMahasiswa pada tingkat ini telah merepresentasikan dirinya sebagai hamba dan khalifah-Nya secara utuh yang telah nampak dalam kepribadian dan prinsip-prinsipnya di dalam melaksanakan seluruh tugas-tugas yang telah diamanahkan. Pada level ini mental spiritual Mahasiswa telah siap pakai dan siap ditugaskan di manapun juga.

4.    Bentuk Kegiatan
  • Majelis Ta’lim Terstruktur
  • Haalaqah ta’lim (Training)
  • Khuruj/mabit di masjid-masjid
  • Safari Dakwah
  • Super Camp, dll.

5.    Kajian Diniah Islamiah
  • Tafsir
  • Hadits
  • Fiqih
  • Akhlak
  • Aqidah
  • Tartil
  • Tarjamah
  • Tahfidz

6.    Akhlak Islami
  • Adab-adab hidup Islami
  • Do’a/Dzikir
  • Ibadah-ibadah Sunnah
  • Keterampilan kerumahtanggan di asrama

7.    Pengembangan Bakat dan Minat
  • Olah raga
  • Kesenian
  • Jurnalistik
  • Bahasa Arab dan Inggris
  • Majallah Dinding
  • Kelompok diskusi
  • Muhadharoh Askariya

8.    Bentuk Kegiatan Asrama Harian dan Mingguan

A.    Program rutin (harian)
  • Wirid Pagi
  • Wirid Malam
  • Majlis Ta’lim
  • Shalat berjama’ah
  • Khitobah B. Arab dan Inggris

2.    Program rutin (mingguan)
  • Tausiyah pagi
  • Haloqoh Tahsin
  • Riyadhoh
  • Latihan Pidato
  • Latihan Baca Kitab
  • Shalat Lail

3.    Program semesteran
  • Mabit
  • Training SNW
  • Training Mengurusi Janazah
  • Porseni

4.    Program Tahunan
  • Wisata Rohani (super camp)
  • Haflah Lughah
  • Rapat kerja asrama

5.    Program Unggulan pada tahun ini adalah mahasiswa mampu :
  • Optimalisasi Program Harian dan Mingguan
  • Penugasan Khutbah Jum’at dan ceramah
  • Program Bahasa Surabaya dan Panceng
  • Program Pengkaderan Surabaya dan Panceng

Untuk apa puasa?

Bulan penuh berkah dan magfiroh telah ada di depan mata. Mari kita sambut dengan persiapan yang matang baik secara fisik maupun mental. Secara mental yang perlu disiapkan adalah menelaah kembali apa tujuan kita berpuasa, serta mengevaluasi apakah puasa-puasa kita selama ini sudah berhasil mentransformasikan diri kita dari orang yang sekedar beriman menjadi orang yang bertaqwa, sebagaimana berubahnya seekor ulat yang menjijikan menjadi seekor kupu-kupu yang indah.dr. Rachmat Gunadi W. SpPD-KR
Tujuan puasa adalah menjadi orang yang bertaqwa. Menurut para ulama bertaqwa adalah selalu berusaha menaati aturan main Allah. Keuntungan orang-orang yang bertaqwa adalah dibukakan pintu ampunan seluas-luasnya, dilapangkan rizkinya, dibantu urusan lahir dan batinnya, serta diberi hadiah surga. Jika direflesikan dengan tugas kita di RSHS, pada hakikatnya semua pegawai RSHS baik medik maupun nonmedik adalah melayani pasien, dengan semangat Ramadhan, kita akan memberikan pelayanan sebaik-baiknya dengan ikhlas.

Sabtu, 22 Oktober 2011

Tujuh Karakter Kaya Mental untuk Sukses

Dari semua kisah legenda, mulai dari zaman Romawi Kuno hingga tokoh-tokoh fiksi yang melegenda hasil karya tangan-tangan kreatif dunia perfilman modern, ada satu kesamaan nyata yang melekat. Yakni, semua tokoh yang tercipta, pasti meninggalkan kenangan berupa karakter kuat yang menjadikan mereka seorang yang dikenang sepanjang massa. Tipikal kisahnya pun bisa dikata senada. Hidup dengan penderitaan, namun mampu terus berjuang hingga menjadi sang pemenang sejati dalam kehidupan. Gemblengan berupa halangan dan tantangan adalah "kawah candradimuka" yang membentuk mereka menjadi pribadi kuat dan bersahaja. Ibarat berlian yang tak ternilai harganya, tempaan yang membuatnya menjadi batu indah nan keraslah yang membuatnya memiliki karakter sebagai batu berharga.
 
Begitu pula kehidupan kita. Kekuatan karakter yang terbentuk dalam perjuangan menjalani kehidupan akan menjadi pembeda antara satu pribadi dengan yang lainnya.
 
Lantas, bagaimana agar kita mampu menjadi pribadi yang dikenang dengan keunggulan dan kekuatan kita? Seperti filosofi yang sering saya sebut: "Success is my right", sukses adalah hak saya, hak Anda, hak semua orang yang menyadari, menginginkan, dan memperjuangan dengan sepenuh hati, maka setiap orang perlu sadar dan kemudian berusaha mewujudkan mimpinya dengan cara-cara yang terukur, terencana, dan penuh perhitungan yang dilandasi karakter yang sering saya sebut sebagai kaya mental.
 
Ada sebuah ungkapan: "Kehilangan harta, kehilangan satu hal; kehilangan kesehatan, kehilangan banyak hal; kehilangan karakter, kehilangan segalanya." Hal tersebut menggambarkan, betapa pentingnya karakter untuk terus dilebur dalam berbagai tindakan guna meraih kesuksesan. Untuk itu, agar semakin mantap melangkah, berikut 7 karakter utama kaya mental yang bisa kita praktikkan untuk mencapai apa yang diimpikan.
 
1. Selalu berpikir positif
Salah satu kunci sukses yang perlu kita tanamkan adalah berpikir serba mungkin. Sebuah impian jika terus dipelihara dan dipupuk dengan tindakan-tindakan nyata, akan membuka jalan menuju kesuksesan. Pikiran positif akan mengarahkan kita pada berbagai pencapaian yang terukur dan terencana, demi mencapai tujuan yang diimpikan.
 
2. Punya integritas
Seseorang yang memiliki integritas akan menjadi sosok yang bisa dipercaya dan mampu menjadi pribadi yang utuh dan memancarkan kewibawaan untuk melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab yang diberikan.
 
3. Tanggung jawab
Sebagai pribadi unggulan, maka tanggung jawab harus menjadi prioritas untuk mengerjakan semua tugas. Tanggung jawab harus dilaksanakan dengan sepenuh hati untuk selalu memberikan hasil maksimal dari apa yang harus dikerjakan.
 
4. Disiplin
Bangsa yang maju, pasti memiliki kedisiplinan yang tinggi. Lihat Jepang, Korea, atau negara tetangga kita, Singapura. Jika diperhatikan, negara-negara tersebut memiliki kondisi di mana semua tepat waktu, bekerja dengan ritme yang teratur, serta tertata dengan rapi sehingga apa yang dikerjakan mampu berjalan dengan maksimal. Kebiasaan-kebiasaan semacam itu membentuk masyarakat di sana menjadi pribadi-pribadi yang mengerti dan taat aturan. Tak heran jika mereka mengalami kemajuan dengan karakter positif yang selalu tertanam dalam kedisiplinan yang dijalankan.
 
5. Menghargai orang lain
Kemampuan untuk menghargai orang lain akan melahirkan toleransi dan kebersamaan yang membawa kebaikan bersama. Menghormati setiap kewajiban dan hak masing-masing individu, bekerja dan saling dukung dengan fungsi dan peran masing-masing, serta mampu menempatkan diri di tengah masyarakat, termasuk juga selalu peduli pada orang lain adalah kekayaan mental yang akan membawa kebahagiaan bersama.
 
6. Selalu berpikir ke depan
Agar menjadi manusia unggulan, kita harus selalu memiliki visi jauh ke depan. Sebab, dengan visi itulah, kita akan selalu bisa menentukan target besar dan menantang untuk diraih sehingga semangat terus berkobar untuk mencapainya. Dengan selalu berpikir one step ahead, kita akan terbiasa untuk menyiapkan perencanaan-perencanaan yang akan memantapkan jalan kita menuju impian.
 
7. Sadar bahwa tidak ada jalan yang rata untuk sukses
Semua pasti butuh proses. Semua pasti mengalami halangan dan rintangan. Dan sebenarnya, justru itulah "vitamin" yang akan mengantarkan kita pada kesuksesan. Dengan kesadaran bahwa semuanya butuh diperjuangkan, maka kita akan jadi pribadi-pribadi yang kuat menghadapi goncangan. Tak ada satu pun tokoh sukses dunia yang tak mengalami berbagai ujian. Namun justru dengan ujian tersebut, perjuangan mereka justru mengkristal sehingga melahirkan kekayaan mental utuh yang mengantarkan mereka pada pencapaian yang mampu melewati batas zaman.
 
Itulah ketujuh karakter kaya mental yang jika dilebur dalam diri akan melahirkan kekuatan luar biasa dalam kehidupan. Namun, itu semua tentu hanyalah sebagian saja dari modal kaya mental yang harus dimiliki seseorang untuk sukses. Sebenarnya, masih banyak lagi karakter unggulan lain yang masing-masing harus dikedepankan untuk meraih kesuksesan. Yang pasti, dengan terus berusaha, berkarya, berjuang, dan melangkah dengan karakter yang terus diasah dan digembleng pada berbagai "kawah candradimuka", maka kita pasti akan menjadi manusia-manusia unggulan di berbagai bidang dan peran yang kita jalankan. Setuju kan, teman-teman?
download disini

Mahakarya Seni Kontemporer Asia dari Koleksi Pribadi

Apa tema acara tersebut

Sebuah Citarasa Seni Asia

Diselenggarakan bersamaan dengan edisi perdana Art Stage Singapore 2011 – pasar seni internasional yang terbaru di Asia Pasifik - Singapore Art Museum dengan bangga mempersembahkan Contemporary Asian Masterpieces From Private Collections.

Pameran bertajuk Contemporary Asian Masterpieces From Private Collections ini menawarkan peluang emas bagi para pecinta seni untuk melihat langsung karya-karya seniman kontemporer Asia yang dihadirkan dari berbagai koleksi pribadi unggulan di seluruh kawasan.

Acara ini juga memberi peluang untuk turut mengambil bagian dalam seni kontemporer Asia yang sedang meroket di dunia seni internasional. Jadi, jika Anda masih baru dalam seni Asia dan ingin tahu beberapa karya unggulan yang penting, segeralah kunjungi  Singapore Art Museum untuk menikmati acara yang pasti akan memuaskan panca indera Anda.

Orang Hukum Mutlak Harus Kuasai Public Speaking

Yogyakarta, CyberNews. Kemampuan berbicara mutlak dikuasai oleh mahasiswa maupun lulusan Fakultas Hukum (FH). Sangat aneh, jika mahasiswa maupun lulusan FH tidak bisa berbicara di depan publik. Sementara kunci pertama yang harus dimiliki seseorang ketika berbicara di depan publik adalah percaya diri.
"Kalau orang hukum tidak bisa ngomong kan aneh, tapi saya yakin mahasiswa FH UGM kemampuan public speaking nya bagus semua" papar Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM yang juga CEO Absiheka Training Center, Dr Ida Rochani Adi SU, pada workshop 'Public Speaking dan Pengembangan Diri Membentuk Pribadi Unggulan' yang diadakan Law Career Development Center (LCDC) Fakultas Hukum UGM.
Tidak hanya masalah percaya diri, dalam workshop itu Dia juga memberikan beberapa faktor yang penting dalam public speaking. Faktor-faktor tersebut merupakan faktor verbal dan non verbal.
Dipaparkan, suara, postur, gerak tubuh, sorot mata, napas dan hal-hal lainnya menjadi faktor non verbal yang paling banyak diperhatikan penonton. "Banyak audience yang tidak menyukai orang dengan jenis pitch yang tinggi," tambahmya.
Ditegaskan bahwa hal-hal semacam itu dapat dilatih, bukan tidak bisa diubah. Dalam workshop tersebut dijelaskan juga mengajarkan hal-hal yang teknis seperti bagaimana pengambilan suara melalui mulut dan memakai pernafasan perut ketika berbicara, bagaimana mengatur intonasi dalam berbicara, dan hal-hal teknis lainnya.
Sebelumnya, Dani Krisnawati SH MHum selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Hukum UGM mengatakan bahwa kemampuan public speaking bagi sarjana hukum menjadi sangat penting, mengingat kemampuan berbicara menjadi senjata bagi orang hukum dalam menunjang karirnya di masa depan.
"Diharapkan nantinya para sarjana hukum tidak hanya mampu berbicara saja, tapi juga mampu berkomunikasi dengan baik,'' katanya pada sambutan pembukaan workshop itu.
( Bambang Unjianto / CN26 / JBSM )

Kiat Untuk Menjadi Pribadi Unggulan

Alloh ‘Azza wajalla adalah Dzat yang maha sempurna segala-galanya, maha luas tak terbatas pengetahuannya. Sangat pasti hanya Alloh lah Dzat yang maha memiliki segala keagungan, kemuliaan, dan keunggulan. Sangat beruntung bagi siapapu yang dikaruniakan oleh-Nya potensi dan bakat untuk unggul. Lebih beruntung bagi siapapun yang dikaruniakan kemampuan mengoptimalkan potensi dan bakatnya sehingga menjadi manusia unggul dan prestatif. Namun, sahabat-sahabat, betapa banyak pula orang yang cukup potensial tapi tidak menjadi unggul. Betapa banyak orang yang memiliki bakat terpedam dan tetap terpendam tak tergali karena tak tahu ilmu untuk mengoptimalkannya.
Umat Islam adalah salah satu contohnya, Sering kali dengan semangat menggebu kita ingin menjadikan umat Islam ini umat yang modern, tidak kampungan, tidak miskin, tidak kumuh, dan kata-kata minor lainnya. Tapi karena belum tahu ilmunya, hasilnya sangat jauh dari yang diharapkan. Padahal setiap orang pada dasarnya memili potensi untuk unggul termasuk kita, umat Islam.
Berikut ini beberapa kiat menjadi pribadi unggul dan prestatif.
1. Percepatan Diri
Yahya Bin Hubairoh, guru Ibnu Qayyim Al-Jauziah berkata “ Waktu adalah barang paling berharga untuk kau jaga. Menurutku, ia adalah barang yang paling mudah hilang darimu, “ Demikian ujarnya. Memang, bagi orang yang ingin memacu percepatan dirinya, maka tidak bisa tidak, waktu adalah kuncinya. Sebab, sesungguhnya waktu adalah hidup kita. Orang bodoh adalah orang yang diberi modal hidup berupa waktu kemudian ia siasiakan. Ada tiga kelompok orang yang menggunakan waktu,
Pertama, orang sukses yaitu orang yang menggunakan waktu dengan optimal, salah satu cirinya ia melakuka sesuatu hal yang tidak diminati oleh orang gagal.
Kedua, orang malang, yaitu orang yang hari-harinya diisi denga kekecewaan dan selalu memuali sesuatu pada keesokan harinya.
Ketiga, orang hebat yaitu orang yang bersedia melakukan sesuatu sekarang juga. Bagi orang hebat, tidak ada hari esok. Dia berkata bahwa membuang waktu bukan saja sesuatu kejahatan, tetapi sesuatu pembunuhan yang kejam.
Rosululloh bersabda, “ Pada setiap terbit Fajar ada dua malaikat yang menyeru-nyeru, wahai anak Adam, aku adalah hari yang baru dan aku datang untuk menyaksikan semua amalan kamu, oleh sebab itu manfaatkanlah sebaik-baiknya karena aku tidak kembali lagi sehinga hari pengadilan. (HR. Turmudzi) karenanya, mengetahui dan menyadari akan pentingnya waktu berarti memahami pula nilai hidup dan kehidupan ini.
Oleh karena itu yang pertama dan utama yang harus dilakukan untuk menjadi pribadi unggul adalah pantang sia-sia. Kita tidak boleh melakukan sesuatu dengan sia-sia, sebab semua yang dilakukan sangat pasti makan waktu, sedangka waktu itu sangat berharga. Tidak mungkin kita melakukan yang sia-sia (Mubazir), bukankah perbuatan mubazir itu adalah perbuatan setan. Alloh SWT berfirman, “ Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya .(” QS. Al Israa : 27 ).
Lihatlah hidup keseharian kita, sering kali secara sadar atau tidak, telah melalaikan waktu. Anehnya tak jarang setengah mati kita menjaga sandal agar tak tak hilang di curi orang, tapi jarang menjaga waktu agar tidak dicuri denga hal yang sia-sia. Berapa banyak kita ngobrol sia-sia yang berarti kita maling waktu kita. Berapa banyak kita nonton TV, dan TV telah mencuri waktu kita. Maka, mulai sekarang pantanglah menyia-nyiakan waktu.
Ingatlah firman Alloh, “ Qad aflahal mu’minun. Alladzina hum fii shalaatihim khosyi’uun. Alladzi ‘annilaghwi mu’ridun. ( QS. Al-Muminun :23 (1-3). “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusu dalam sholatnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna. “ Artinya, Sholat yang terpelihara mutunya, khusu namanya yang dilakukan oleh orang-orang yang benar-benar menjaga kualitas sholatnya. Itulah yang beruntung.
Jadi, pastikan waktu yang digunakan hanya diisi untuk memacu dan menempa kemampuan diri . Artinya setiap jam, setiap hari, setiap minggu, yang kita lalui harus selalu benar-benar ful manfaat. Dan lebih dari yang orang lain lakukan. Prinsipnya, pertama,waktu boleh sama tapi isi harus beda, dan kedua, sekarang harus lebih baik dari tadi. Itulah percepatan. Segala bentuk kemalasan ,keengganan harus dibuang jauh-jauh kalau ingin masa depan cerah. Bagi yang mendambakan keunggulan, jika melihat orang lain belajar lima jam sehari, maka dia harus punya bonus waktu belajar lebih dari lima jam seperti yang orang lain lakukan , artiny6a dia harus tahan belajar minimal tujuh sampai delapan jam sehari. Demikianlah, sebab salah satu ciri dari orang yang unggul adalah memiliki kebiasaan melakukan sesuatu dimana orang gagal enggan melakukannya
Maka, tidak ada waktu yang sia-sia. Ajaran Islam sangat menghormati dan menghargai waktu dan melarang kesia-siaan.Rasulullah bersabda , “Diantara tanda kebaikan akhlak manusia muslim itu adalah meninggalkan apa yang tidak perlu.” (HR Turmudji). Untuk itu , kalau saudara melakukan sesuatu , pikirkan manfaatnya. Tanyakan pada nurani, bagaimana kalau saya mati dalam keadaan melalaikan waktu, naudzubillah. Misalkan, mau nonton ke bioskop, tanyaka pada diri, manfaat engga nih ? bagaimana kalau saya mati lagi nonton di bioskop ? selalu di pikirkan agar jangan ada waktu yang tersia-sia. Setel tape, pastikan bahwa yang di dengar bukan yang sia-sia, yang melenakan jiwa, yang mengurangi semangat, apalagi nyanyian maksiat, naudzubillah . Pilihlah program atau acara yang dapat menambah kualitas keilmuan, wawasan dan pengalaman. Masih banyak acara lain yang lebih bermanfaat, bermutu, dan mengingatkan kita pada Alloh. Cobalah simak acara kajian ilmu, ceramah subuh, nasyid , atau nyanyian islami, serta tilawah Al-Qur’an. Sanagat pasti ada banyak hikmah yang dapat diambil.
Kalau lagi dongkol ingatlah bagaimana kalau lagi dongkol mati ? Kalau lagi sebel bagaimana kalau mati lagi sebel ? selalu piker-pikirkan ! Jangan sampai waktu terbuang percuma hanya untuk melakukan sesuatu yang sia-sia mau tidur, tiba-tiba ingat seorang ikhwan bagi akhwat, misalnya, pikirkan iih apa-apan iangat sama dia siapa tahu dia tidak ingat sama kita kan tekor. Mending ingat ke Alloh jangan sia-siakan waktu. Dalam segala hal buatlah program, perencanaan yang matang , cermat , dan rasional. Sehingga waktu kita efektip hanya digunakan untuk hal-hal yang dapat meningkatkan kemampuan dan mutu diri.
2. Sistem Yang Kondusif
Misalkan, ada dua ekor kupu-kupu. Kupu-kupu yang satu masuk kedalam mobil dan mobil pun melesat maju. Sedangkan kupu-kupu yang satunya tidak masuk kedalam mobil melainkan terbang menggunakan sayapnya. Lalu ukur dalam waktu lima menit, mana yang lebih dulu sampai ketujuan ? jelas akan tanpa beda kecepatan maupun jarak tempuhnya . Kupu-kupu yang terbawa mobil, dan mobilnya melaju kencang akan jauh lebih cepat sampai ke tempat tujuan dari pada yang terbang sendiri .
Tapi kalau mobilnya berhenti atu mogok, maka mungkin saja yang lebih cepat adalah yang terbang sendiri, dan kupu –kupu yang masuk mobil dia akan rugi. Bahkan kalau mobilnya mundur dia akan ketinggalan lebih rugi lagi. Artinya system yang kita masuki itu akan sangat-sangat mempengaruhi percepatan diri kita. Salah dalam memilih system memilih lingkuangan, maka akibatnyapun akan segera kita rasakan. Maka, barang siapa ingin memiliki percepatan diri yang baik untuk menjadi unggul, maka harus mencari sistem lingkungan dan teman-teman yang berkualitas sistem yangmemiliki ke unggulan lebih dari standar biasa, lingkungan yang memulikan perilaku yang terjaga, teman yang memiliki kehalusan budi pekerti yang tinggi. Apabila kita masuk sistem seperti ini, maka imbasnya adalah pada diri kita jua. Percepatan kita akan terkatrol untuk menjadi unggul dan bermutu .
Lembaga atau organisai yang memiliki system yang unggul, banyak yang telah dapat membuktikan dirinya tampil dalam kehidupan bermasyarakat. Akabri ,siapa pun orang tahu bahwa seorang pemuda yang dalam bebeapa bulan saja masuk ke Akabri, akan sangat jauh berbeda dengan pemuda sebayanya yang tidak masuk sistem di Akabri. Bayangkan selama tiga tahun ,yang satu didik ,digembleng,ditempa berbagai macam disiplin ala militer di Akabri, sedang yang satu hanya diam tinggal di lingkungan tanpa ada penambahan keilmuan dan pengalaman, maka hasilnya pun jelas beda yang satu jauh melesat beberapa puluh langkah, sedang yang satu hanya beberapa langkah saja.
Padahal asalnya sama tamatan SLTA, namun sistem yang berbeda telah menghasilkan produk yang berbeda pula. Hal ini karena Akabri dengan pendidikan gaya militer dengan berbagi aturan dan perintah yang sangat ketat, disiplin, dan tegas serta kepatuhan pada komandan yang luar biasa, yang kebiasaan ini tentu saja tidak terdapat dalam komunitas sipil. Sistem inilah yang menempa para taruna di Akabri sehingga memiliki kemampuan lebih di banding dengan pendidikan di luar sistemnya.
Contoh lain, misalnya seorang anak yang masuk ke pondok pesantren Gontor Ponorogo akan sangat berbeda kemampuan bahasa Arab, Bahasa Iggrisnya dengan anak sebayanya yang masuk Gontor atau lulusan SMU yang masuk perguruan tinggi semacam ITB, UI, dan UGM akan sangat jauh berbeda dengan mahasiswa di perguruan tinggi lain yang memiliki sistem yang berbeda . Itulah pengaruh sistem.
Maka ,kalau ingin memiliki pribadi unggul , tangguh , dan prestatif , pastikan untuk tidak salah dalam memilih pergaulan . Sebab , salah dalam memilih lingkungan , salah dalam memilih sistem, berarti telah salah dalam memilih kesuksesan . Ingatlah pepatah, ‘Bergaul dengan tukang minyak wangi akan terbawa wangi dan bergaul dengan pandai besi akan terbawa bau bakaran.”. Wallohu a’lam bishawab. (fzyqn)[manajemenqolbu.com]***
ManajemenQolbu.Com : Sahabat-sahabat, jika kita salah dalam memilih teman ,salah dalam memilih lingkungan , salah dalam memilih sistem ,berarti kita telah salah dalam memilih masa depan . Sebab bergaul dengan metal akan kebawa metal ,bergaul dengan tukang pacaran akan terbawa pacaran , bergaul dengan santri akan kebawa nyantri , begitulah. Maka,carilah lingkungan atau sistem yang baik , yang dapat mengkatrol tata nilai kehidupan kita menjadi lebih baik.
3.Berdaya Saing Positip
Kiat menjadi unggul yang ketiga adalah memiliki naluri berdaya saing positip. Dalam setiap kesempatan dan lingkungan, kita harus memiliki naluri berdaya saing positif kalau tidak pasti kita akan berat menghadapi hidup ini. Majalah panji pernah memberitakan bahwa dalam beberapa tahun lagi univrsitas-universitas luar negri : Oxford Harvard UCLA, Stanford dan universitas beken lainnya akan masuk ke Indonesia. Kenyataan ini membuat miris beberapa perguruan tinggi. Sikap ini nampaknya dipicu oleh kenyataan adanya kesenjangan kualitas PT dalam negeri dan PT luar negeri.
Bagai PT dalam negeri yang tak memiliki mental berdaya saing positif, ketika pergurua tinggi semacam universitas Stanford masuk misalnya aka membuat mereka jadi panik, kalangkabut, karena takut kesaingan . Melihat sesuatu yang sama atu yang lebih darinya, maka akan di anggap sebagia sebuah ancama yang seolah-olah aka menghancurkannya.
Namun yangmemilki mental bersaing secara positif, hal itu justru akan di tanggapi dengan senang hati, seolah-olah dia mendapat separing patner yang akan memacunya lebih berkualitas lagi.”Sebab bagi mereka yang tidak diberi pesaing, kadang-kadang tidak membuat mereka maju. “
Demikian kata seorang pakar. Pepatah mengatakan bahwa,lebih baik jadi juara dua diantara para juara umum,daripada jadi juara satu dari yang lemah , atau juara utama dari yang terbodoh. Karena yang terpeenting bukan jadi juaranya , tapi bagaimana kita memompa kemampuan optimal dalam hidup. Lebih baik juara diantara para juara daripada juara diantara yang kalah. Tidak usah risau bila kita jadi juara dua kalau lawan-lawan kita adalah lawan yang tangguh.
Makanya,saya sangat keberatan pada sikap kita terhadap etnis Cina atau Tionghoa. Misal, dengan menghina dan mencacinya. Sangat pasti dengan menghina itu tidak akan menyelesaikan masalah , tidak akan menambah keunggulan , dan kemampuan kita. Tapi,cobalah renungkan ! Kenapa dia hidup keduniaanya dapat begitu sukses. Ingatlah bahwa Alloh-lah yang menakdirkan mereka (etnis Tionghoa.red ) ada di Indonesia dengan peran utamanya adalah untuk men-triger,memacu, dan mendorong kita untuk dapat hidup lebih dari mereka.
Majunya bisnis ethnis Cina yang menguasai perekonomian Indonesia saat ini, bagi pendengki yang muncul adalah keki, sebel,dan iri hati. Dan nampaknya, dia baru bisa sebel, dongkol,keki,dan tidak bisa bersaing. Sikap ini memperlihatkan kelemahan dan kebodohan sendiri. Sahabat Nabi SAW, Zaid bin Sabith itu belajar tulis-menulisnya dari seorang Yahudi. Dalam sebuah hadist pula Rasulullah bersabda, “Carilah ilmu sampai ke negeri Cina.” Jadi, harusnya justru kita belajar kepada mereka, bagaimana mereka bisa sampai sukses seperti itu . Harus mau belajar kepada yang lebih dari kita, walau ia non Muslim sekalipun. Yang penting adalah bagaimana nanti mngemasnya menjadi sebuah ilmu yang bernuansa Islam, sesuai dengan tuntunan syariat.
Sahabat-sahabat sekalian, janganlah suka sebel melihat bintang kelas, justru pelajari bagaimana ia bisa jadi bintang kelas dan harus mampu dan meenekadkan diri untuk dapat lebih baik dari dia. Jadi orang-orang yang suka iri hati, sebel, dongkol kepada prestasi orang lain, biasanya tidak akan unggul. Berani bersaing secara sehat dan positip adalah kunci menuju gerbang kesuksesan.
4. Mampu Bersinergi (Berjamaah)
Steven R. Covey, mencantumkan sinergi sebagai salah satu dari tujuh kebiasaan yang sangat efektif. Dalam sinergi atau berjamaah akan tercermin perbedaan nilai tiap individu yang kalau kita mampu mngelolanya akan melahirkan sebuah team work yang solid. Dimana nanti hasilnya akan jauh lebih besar, lebih dahsyat, atau lebih unggul dibandingkan kalau dilakukan sendiri-sendiri.
Masih ingat kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang yang bulan Agustus 1945 luluh lantak oleh bom Atom sekutu? Ya,ingatkan kita akan segera menerawang , ketika bagaimana sebuah benda yang besarnya tidak lebih dari tubuh manusia itu bisa meratakan hektaran luas kota dengan hanya satu kali ledakan yang sangat dahsyat.
Menurut para ahli fisika, ledakan dahsyat ini terjadi karena adanya sinergi , yaitu sinergi antara atom yang bersinggungan dengan atom yang lain. Atom yang bersinggungan ini bersinggungan pula dengan atom yang lainnya , begitu seterusnya sehingga dalam waktun yang beberapa detik saja jutaan bahkan miliaran atom telah saling bersinggungan, yang akibatnya menghasilkan benturan antar kekuatan yang satu dengan kekuatan lain yang sangat luar biasa dahsyatnya . Makin besar kekuatan sinerginya dalam setiap kali berinteraksi dengan yang lain , maka akan makin besar pula kemampuan yang dihasilkan. Itulah kunci unggul. Jadi kalau ingin unggul , nikmati hidup berjamaah.
Karena seorang yang pintar bertemu dengan yang pintar akan bertambah pintar . Katakanlah kepintaran kita adalah empat , lalu berkumpul bersama dengan yang pintarnya tiga, maka kepintaran kita akan lebih bertambah dan akan lebih bagus. Sinar laser dapat menembus benda-benda tertentu karena sinar laser terdiriu dari dari gelombang-gelombang yang memiliki harmoni yang sama, yang akhirnya ia dapat menembus baja yang tidak mungkin ditembus oleh sinar biasa.
Maka dalam Islam 1+1 bukan 2 tapi 11 harusnya kalau kita ingin unggul seperti itu. Kita harus hidup berjamaah , harus senang hidup berjamaah dengan yang lain. Dan ini akan menjadi kekuatan untuk menjadi unggul. Untuk itu ,berjamaahlah,tapi berjamaahlah dengan yang positip karena adakalanya jemaah itu juga saling melemahkan , saling melumpuhkan. Jadi,kalau suatu waktu ketemu dengan tukang tambal ban, haruslah pertemuan itu jadi sumber ilmu, jadi sinergi buat kita. Tidak perlu jadi tukang tambal ban , tapi kalau punya modal lalu tahu dari si tukang tambal ban tentang dunia tambal ban maka kita dapat memodali orang yang nganggur, yang belum punya kerjaan untuk jadi tukang tambal ban. Tinggal carikan tempat yang bagus , cari kawan suruh magang , didik sebentar , suruh buka bengkel , lalu buat pembukuan yang bagus. Inilah yang dimaksud sinergi.
Maka, lakukanlah branchmarking (studi banding) ke institusi lain sebagai bahan bandingan, dan ini sangat penting. Hal ini agar pemikiran kita terus terus berkembang kemampuannya, tidak mandeg atu disitu-situ saja. Oleh karena itu, jangan remehkan siapapun, setiap ketemu orang harus jadi sarana perubahan dan penambahan wawasan bagi kita. Jangan merasa pintar sendiri kalau kita sudah merasa yang terbaik , yang terbagus ,yang paling pintar, maka sebenarnya kita telah jadi yang terbloon.
5. Manajemen Qalbu
Tidak bisa tidak , bagi pribadi yang ingin unggul dan prestatif maka dia harus mampu mngendalikan suasana hatinya. Karena orang itu tergantung suasana hatinya. Kalau hatinya gembira , maka dia gembira , kalau hatinya , kalau hatinya sedih maka sedihlah dirinya, kalau hatinya lagi dongkol, ngambek , maka seperti itulah dirinya . Semua tergantung suasana hatinya. Maka, bagi orang yang tidak mampu mengelola hatinya akan kerepotan dalam menghadapi hidup ini.
Rasulullah SAW bersabda,”Ingatlah dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Kalau segumpal daging itu baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya. Tetapi, bila rusak,niscaya akan rusak pula seluruh tubuhnya. Segumpal daging itu bernama hati.”(HR Bukhari -Muslim) Dalam organisasi kita harus mampu mengelola konflik. Ingat, konflik bukan untuk dihindari atau dihilangkan , konflik adalah untuk dikelola agar menjadi sebuah kekuatan yang positip. Banyak fakta membuktikan bahwa rubuhnya organisasi itu karena pengelolaan hati para pengurusnya kurang baik . Waktu ngantor yang harusnya dihabiskan untuk menyelesaikan tugas kerja , biasanya habis dengan hal-hal yng tidak perlu, 2jam dongkol, 1jam iri, 3jam dengki ,2jam enek , yang ujung-ujungnya enggak kerja, malah di kantor justru banyak terjadi intrik-intrik yang mengganggu kinerja perusahaan. Inilah prilaku-prilaku perusahaan yang kontra produktif akibat salah urus dari manajemen kalbu-nya.
Ingatlah pepatah,”Kekayaanku adalah hatiku, apapun yang engkau lakukan , yang penting adalah jangan kau curi hatiku.” Maka orang yang mampu menghayati pepatah ini, suatu waktu misalnya, mobilnya rusak atau mogok , lalu orang lain meledeknya , mengolok-oloknya, maka dia tak akan ambil pusing. Orang menghina, biarkan saja! Suara-suara dia, mulut-mulut dia, mengapa mesti pusing-pusing. Sebab kalau kita sudah sebel ke seseorang berarti kita telah menghabiskan banyak energi untuk memikirkannya. Kita akan disiksa dongkol ,sebel, dan enek. Padahal yang disebelinya sedang tidur enak, rugikan ? Lihat dia makan enak, kita jadi enek, ujung-ujungnya kita engga makan-makan.
Selamat menderita bagi orang yang busuk hati . Maka,bagi saudara-saudara yang yang tidak bisa menata hatinya, waktu kita akan habis meladeni kebusukan hati kita ini. Kita akan terhambat, tidak akan berprestasi karena energi kita habis untuk memikirkan orang lain Naudzhubillah. Untuk dapat mengelola hati dengan baik maka bekal yang utama adalah ilmu, ingatlah konsep perubahan. Seseorang itu berubah bukan karena tahu, tapi karena paham.
Orang bisa paham karena ada informasi atau ilmu. Bagaimana kita dapat membersihkan hati ini jika tidak tahu ilmu tentang hati? Maka, dari sekarang sisihkanlah waktu, tenaga, biaya untuk mempelajari ilmu tentang hati kita ini. Ingat ! Bukan untuk tahu , tapi untuk paham . Setelah tahu ilmunya , maka kita harus Riyadhah (latihan). Berlatih keras , mujahadah (sungguh-sungguh) untuk mengatasi segala kebusukan hati ini. Menahan marah , menahan mulut, menahan pandangan , menahan pendengaran , menahan perut dari yang haram dan berlebihan , dan lain sebagainya. Bagi mereka yang jago dalam manajemen kalbu-nya, maka selamat menjadi pribadi unggul. Wallahu a’lam bisshawab

Puasa Menjadikannya Pribadi Unggulan

KESIBUKAN kegiatan kuliah dan eks-trakurikuler terkadang membuat seseorang keasyikan. Kesibukan tanpa mengindahkan waktu istirahat itulah yang membuat ketangguhan taekwondoin Citra Kurnia Suryani (19) jebol.
Hal itu karena tubuhnya meriang terkena sakit flu yang cukup serius. Akibatnya, puasanya terpaksa terhenti di paruh jalan. “Tadinya saya nggak mau batal puasa. Tapi karena sedang sakit, apa boleh buat, tak bisa dipaksakan berpuasa. Mungkin karena kecapaian, kurang tidur dan kebetulan cuacanya juga sedang jelek-jeleknya,” ke-luh Mahasiswi Semester III Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi (PJKR)-FKIP Univer-sitas Siliwangi, Tasik, Minggu (21 /8).
Citra menyadari, sebelumnya seharian dirinya terlibat kegiat-an ospek mahasiswa baru di jurusannya. La-lu, saking semangatnya, pada malam harinya dite-ruskan dengan latihan di Dojang Dokar sehingga menguras energi dan waktu istirahat.
Apalagi, sejak me-masuki bulan puasa aktivitas dirinya termasuk super sibuk dengan jadwal se-minggu lima kali latihan plus me-latih di Dojang SDN 1 Sukasari, Dojang SMPN 1, Dojang SMPN 3, Dojang Dokar dan lainnya. “Sebetul latihannya sama sekali nggak ngaruh kepada puasa. Apalagi, porsi dan intensitas latihan telah dikurangi dengan menitik beratkan pada latihan teknik,” lanjutnya.
Namun, hal yang membuat sakit itu diakui karena kurang mengontrol diri. “Habisnya, melatih sih kayaknya sudah hobi. Selain itu, saya juga sedang mempersiapkan diri buat tampil dalam Kejurda Poomsae (jurus) di Bandung pada Okto-ber mendatang,” tukas peraih medali perak poomsae Ke-jurda Taekwondo Banten 2010 itu, berterus terang.
Sebagai seorang Musli-mah, setelah kondisinya pulih kembali, Citra ber-tekad menuntaskan puasa-nya yang tinggal beberapa hari lagi. Sebab seperti dirasakannya, dengan ber-puasa ibadahnya pun le-bih rajin, seperti shalat Tarawih, shalat Dhuha, dan ta-darus Al-Quran.
Bagaimana pun juga, dengan me-lakoni ibadah tersebut diyakininya akan membuat seseorang lebih sabar dan takwa sehingga menjadi pribadi yang unggul.
“Artinya, memiliki prestasi dan sikap terpuji penuh ketela-danan yang ber-manfaat bagi keluarga dan masyara-kat,” cetus putri dari dua bersaudara pa-sangan Taryani dan Ny. Euis Kurniati. (Agus WS/ ”KP”) ***

WELCOME IN MY BLOG

WELCOME IN MY BLOG

musik

Tags

Pengikut